BANDAR LAMPUNG – Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bandar Lampung mengajak seluruh Puskesmas berlomba membuat konten edukasi kesehatan di media sosial. Kompetisi ini digelar untuk memperluas penyebaran informasi kesehatan melalui platform digital seperti TikTok, Instagram, dan YouTube.
(Netizenku.com): Seluruh Puskesmas diwajibkan mengikuti lomba tersebut. Masing-masing diminta menghadirkan konten yang kreatif, menarik, sekaligus mudah dipahami masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Muhtadi Arsyad Temenggung mengatakan media sosial kini menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui media sosial, kami ingin informasi kesehatan dapat menjangkau masyarakat lebih luas dengan cara yang kreatif, menarik, namun tetap akurat,” kata Muhtadi, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, setiap Puskesmas diberi kebebasan berinovasi dalam mengemas materi edukasi. Namun, isi konten tetap harus mendukung program kesehatan yang sedang dijalankan pemerintah.
Topik yang diangkat antara lain pencegahan penyakit, penanggulangan tuberkulosis (TB), hingga percepatan penurunan stunting. Setiap Puskesmas didorong menampilkan capaian dan inovasi pelayanan yang telah dilakukan di wilayahnya.
Libatkan Wartawan sebagai Tim Juri
Untuk menjaga objektivitas, Diskes melibatkan unsur Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan sebagai dewan juri. Penilaian tidak hanya melihat kreativitas konten, tetapi juga mempertimbangkan capaian program kesehatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Puskesmas terbaik akan memperoleh piala juara dan piagam penghargaan dari Wali Kota Bandar Lampung. Diskes juga menyiapkan piala bergilir sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar inovasi pelayanan kesehatan terus berkembang.
Melalui kompetisi ini, Diskes berharap pemanfaatan media digital tidak berhenti pada lomba semata. Edukasi kesehatan diharapkan terus berjalan sehingga kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat semakin meningkat.(*)








