Bandar Lampung – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung memastikan belum menemukan kasus Hantavirus di wilayahnya hingga Mei 2026. Meski demikian, kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit tersebut terus ditingkatkan.
(Netizenku.com): Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, mengatakan seluruh fasilitas kesehatan belum melaporkan adanya pasien yang terinfeksi Hantavirus.
“Sampai dengan bulan Mei 2026 tidak ada laporan kasus Hantavirus baik dari rumah sakit maupun puskesmas,” kata Muhtadi, Rabu (20/5/2026).
Penularan Berasal dari Tikus
Muhtadi menjelaskan Hantavirus merupakan penyakit yang dapat menyerang manusia setelah terpapar tikus atau celurut yang membawa virus. Penularan juga dapat terjadi melalui lingkungan yang telah tercemar urine, air liur, maupun kotoran hewan tersebut.
Menurutnya, seseorang berisiko tertular ketika menghirup debu yang telah terkontaminasi. Virus juga bisa masuk ke tubuh melalui tangan yang menyentuh benda tercemar, lalu mengenai mata, hidung, atau mulut.
“Penularan juga bisa terjadi melalui benda yang terkontaminasi kemudian disentuh dan mengenai mata, hidung, atau mulut,” ujarnya.
Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Dinkes mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan populasi tikus, terutama di gudang, kebun, maupun bangunan yang lama tidak dihuni.
Muhtadi menegaskan hingga kini belum ada bukti Hantavirus menular dari manusia ke manusia. Karena itu, upaya pencegahan tetap difokuskan pada menghindari paparan tikus dan lingkungan yang terkontaminasi.
“Semua kelompok usia memiliki risiko terpapar Hantavirus,” tegasnya.(*)








