Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh penyelenggaraan Lampung Financial Festival 2026 yang akan digelar pada 5–6 September 2026 di Hotel Novotel Bandar Lampung. Festival literasi dan inklusi keuangan tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pengelolaan keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Lampung (Netizenku.com): Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menerima kunjungan Chairman dan Founder CT Corp, Chairul Tanjung, bersama jajaran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2026).
Gubernur Mirza menyambut baik dipilihnya Provinsi Lampung sebagai tuan rumah penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan yang menyasar mahasiswa, pelajar, dan Generasi Z sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak.
“Kami Pemerintah Provinsi Lampung sangat berbangga hati dan senang. Apalagi targetnya mahasiswa, anak-anak muda, Generasi Z. Ini akan meningkatkan literasi keuangan mereka. Syukur-syukur ke depan para mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai instrumen keuangan yang ada di Indonesia untuk turut menumbuhkan perekonomian di daerah,” ujar Mirza.
Ia menilai, penguatan literasi keuangan menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi ekonomi Lampung. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak hanya bergantung pada sektor pertanian sebagai tulang punggung daerah, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang mampu mengembangkan inovasi, kewirausahaan, dan hilirisasi.
Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, penyelenggaraan Lampung Financial Festival 2026 juga diyakini akan membawa nilai tambah bagi Lampung karena menghadirkan para pemimpin lembaga keuangan nasional, regulator, dan pelaku industri, serta memberikan eksposur nasional terhadap potensi investasi, ekonomi, dan pariwisata daerah.
Sementara itu, Chairul Tanjung mengatakan Lampung dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan festival setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk potensi ekonomi daerah yang terus berkembang. Ia berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung agar pelaksanaan kegiatan berjalan sukses.
Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, menjelaskan festival tersebut bertujuan memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, edukasi keuangan menjadi semakin penting karena masih banyak anak muda yang rentan terhadap pinjaman online ilegal, investasi bodong, maupun pengelolaan keuangan yang kurang tepat.
Lampung Financial Festival 2026 merupakan hasil kolaborasi Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Festival ini akan menghadirkan berbagai kegiatan interaktif, seperti talk show, seminar kepemimpinan, kelas edukasi keuangan, hingga hiburan yang ditujukan untuk menarik minat generasi muda terhadap literasi keuangan.
Ribuan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, pelaku UMKM, dan lembaga keuangan dijadwalkan mengikuti festival yang diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Lampung.








