Pemerintah Kota Bandar Lampung melakukan penyegaran organisasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat administrator, pengawas, serta pejabat fungsional.
Bandar Lampung (Netizenku.com): Pelantikan dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan di Aula Semergou, Selasa (28/7/2026).
Iwan mengatakan, pelantikan tersebut mencakup pejabat eselon III, eselon IV, pejabat fungsional, termasuk dua camat dan sejumlah lurah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada hari ini kita melantik pejabat eselon III, eselon IV, dan pejabat fungsional, termasuk dua orang camat dan lurah,” kata Iwan.
Menurut Iwan, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana berpesan agar seluruh pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat.
“Bu Wali Kota menyampaikan bahwa pejabat memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola satuan kerja. Kita harus bekerja secara cepat dan benar, artinya bekerja tidak boleh terlambat,” ujarnya.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) pelantikan, Irman Saputra Fitriansah dipercaya menjabat Camat Tanjung Senang, sedangkan Heliansah menjadi Camat Kedaton.
Sementara itu, lima lurah juga mendapat penugasan baru. Bayu dilantik sebagai Lurah Sumber Agung, Patoni sebagai Lurah Sumberrejo Sejahtera, Satria Dinata sebagai Lurah Pinang Jaya, Swaryantina sebagai Lurah Nusantara Permai, dan Novris sebagai Lurah Jagabaya I.
Rotasi jabatan turut menyasar sektor pelayanan kesehatan. Sebanyak sembilan kepala puskesmas dilantik dalam agenda tersebut.
Di antaranya, dr. Zulida Alinda Almega sebagai Kepala Puskesmas Way Laga, dr. Meida Prestihani sebagai Kepala Puskesmas Rawat Inap Sukaraja, Ns. Sandra Iranti sebagai Kepala Puskesmas Korpri, dr. Afia Marlita sebagai Kepala Puskesmas Campang Raya, serta dr. Dewi Retno Sari sebagai Kepala Puskesmas Rawat Inap Simpur.
Pemkot Bandar Lampung berharap rotasi dan penyegaran organisasi tersebut dapat mempercepat pelaksanaan program pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, mulai dari tingkat kecamatan dan kelurahan hingga fasilitas kesehatan. (*)








