Mirzani Tinjau Lokasi Banjir di Bandar Lampung dan Jati Agung

Tauriq Attala Gibran

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir di Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, serta di Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026).

Lampung (Netizenku.com): Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga sekaligus melihat langsung dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Lampung.

Banjir terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama sekitar dua jam pada Jumat (6/3/2026) sore. Akibatnya, air merendam sejumlah permukiman warga dan ruas jalan di Kota Bandar Lampung.

Baca Juga  Pemprov Lampung Gandeng Investor Hadirkan Taksi Listrik Ramah Lingkungan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di beberapa titik, ketinggian air dilaporkan mencapai setinggi pinggang orang dewasa. Data sementara mencatat lebih dari 38 titik banjir tersebar di Kota Bandar Lampung.

Sejumlah kecamatan yang terdampak antara lain Sukarame, Rajabasa, Kedaton, Kedamaian, Telukbetung, Tanjung Senang, dan Tanjungkarang Timur. Selain itu, banjir juga terjadi di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Bahkan, sejumlah warga sempat terjebak di rumah dan harus dievakuasi oleh tim gabungan.

Baca Juga  Motor Wartawan Pemprov Lampung Dicuri di Depan Balai Keratun Saat Jam Kerja

Di lokasi peninjauan, Gubernur yang akrab disapa Mirza tersebut menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi. Ia memastikan pemerintah hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak.

Pemprov Lampung, kata Mirza, terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung, serta berbagai unsur terkait untuk mempercepat penanganan darurat di lapangan.

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, pemadam kebakaran, serta relawan masih melakukan proses evakuasi warga di sejumlah lokasi terdampak banjir.

Baca Juga  Pemkab Tulang Bawang Ajukan Pinjaman Rp43 Miliar, DPRD Lampung Optimistis Bank Lampung Mampu

Sementara itu, BMKG Lampung juga telah mengeluarkan peringatan potensi hujan lebat yang diperkirakan terjadi pada 6 hingga 8 Maret 2026, yang berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi.

“Semoga kondisi segera pulih dan masyarakat yang terdampak diberi kekuatan serta keselamatan. Pemerintah terus berupaya memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat di lapangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Peringati HKG ke-54, TP PKK Lampung Bagikan Ratusan Paket Sembako
Pemprov Lampung Awasi Pangan, Jihan Minta Produk Rusak Ditarik
Pemprov Lampung dan Kemenkum Perkuat Akses Bantuan Hukum Desa
Pemprov Lampung Percepat Hilirisasi Komoditas Berbasis Desa
Pemprov Lampung Bangun Jalan Jabung–Maringgai Sepanjang 6,2 Km
Safari Ramadan LKKS, Wagub Jihan Santuni Anak Panti
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
Pemprov Lampung–Bappenas Sepakati Pusat Riset Singkong Nasional

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:42 WIB

Mirzani Tinjau Lokasi Banjir di Bandar Lampung dan Jati Agung

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:37 WIB

Peringati HKG ke-54, TP PKK Lampung Bagikan Ratusan Paket Sembako

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:28 WIB

Pemprov Lampung Awasi Pangan, Jihan Minta Produk Rusak Ditarik

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:22 WIB

Pemprov Lampung dan Kemenkum Perkuat Akses Bantuan Hukum Desa

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:17 WIB

Pemprov Lampung Percepat Hilirisasi Komoditas Berbasis Desa

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:08 WIB

Safari Ramadan LKKS, Wagub Jihan Santuni Anak Panti

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:43 WIB

Pemprov Lampung–Bappenas Sepakati Pusat Riset Singkong Nasional

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Percepat Hilirisasi Komoditas Berbasis Desa

Minggu, 8 Mar 2026 - 02:17 WIB