Yozi Rizal Soroti Kesiapan Desa dan Skema Koperasi Desa Merah Putih

Suryani

Senin, 19 Januari 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung, Yozi Rizal, mengakui hingga kini belum ada pembahasan resmi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan DPRD terkait pelaksanaan Program Koperasi Desa Merah Putih.

Lampung (Netizenku.com): “Antara pemerintah provinsi dengan DPRD, sejauh ini belum ada pembicaraan terkait program Koperasi Desa Merah Putih,” kata Yozi, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan pengalamannya turun ke daerah pemilihan V yang meliputi Way Kanan dan Lampung Utara, ia menilai kesiapan desa sangat beragam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah desa dinilai siap karena memiliki lahan yang bisa dihibahkan untuk pembangunan kantor koperasi. Namun, banyak desa lain belum memiliki kapasitas serupa.

Baca Juga  Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Di lapangan, menurut dia, muncul berbagai cara untuk menyiasati persoalan lahan dan bangunan.

“Ada pelaksana yang berani membeli lahan lalu menghibahkan. Tapi soal pembangunan gedung, mekanismenya saya juga tidak paham. Biasanya ada lelang atau penunjukan, ini seperti apa, saya tidak tahu,” ujarnya.

Yozi juga mempertanyakan informasi yang beredar mengenai penyaluran dana pembangunan yang disebut-sebut melibatkan unsur TNI.

“Saya dengar dana pembangunan disalurkan lewat tentara. Posisi tentara ini sebagai apa, pemegang kas atau apa, saya tidak tahu. Soal kelayakan bangunan juga belum jelas,” katanya.

Baca Juga  Sengketa Tanah Menumpuk, Reza Berawi Serukan Mediasi

Menurut dia, hingga kini masih banyak asumsi di masyarakat mengenai fungsi Koperasi Desa Merah Putih, mulai dari isu penyaluran pupuk hingga pusat distribusi kebutuhan pokok.

Ia mengingatkan agar program tersebut tidak berhenti sebagai proyek fisik semata.

“Jangan sampai ini hanya jadi program monumental, tapi monumental yang negatif. Bangunannya ada, tapi tidak ada aktivitas,” ujarnya.

Ia menyinggung pengalaman masa lalu, seperti Koperasi Unit Desa (KUD), yang banyak tidak bertahan karena persoalan modal, manajemen, dan sumber daya manusia.

Baca Juga  Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Karena itu, pemerintah dinilai perlu lebih dulu menyiapkan SDM pengelola koperasi serta memberikan pemahaman menyeluruh kepada kepala desa.

Yozi juga meluruskan isu yang berkembang terkait kabar pemotongan 60 persen alokasi dana desa selama enam tahun untuk koperasi.

Menurut dia, pemotongan melalui APBN belum tentu diperuntukkan bagi program tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan DPRD Provinsi Lampung tetap mendukung Program Koperasi Desa Merah Putih sepanjang berada dalam koridor kewenangan daerah, mengingat kebijakan itu merupakan program pemerintah pusat.

“Kita mendukung sebatas kewenangan yang ada,” kata dia. (*)

Berita Terkait

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke
Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB