Hilirisasi Ayam Jadi Mesin Baru Perputaran Ekonomi Lampung

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hilirisasi sektor pertanian dan peternakan di Lampung resmi di mulai.  Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, menghadiri groundbreaking program pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di Jati Agung, Lampung Selatan, Kamis (6/2/2026). Agenda ini sebagai penanda dimulainya babak baru transformasi ekonomi berbasis agro di Sai Bumi Ruwa Jurai.

Lampung (Netizenku.com): Ahmad Basuki menegaskan, proyek strategis nasional (PSN) hilirisasi ayam terintegrasi ini bukan sekadar seremoni pembangunan, melainkan titik balik bagi petani dan peternak Lampung untuk naik kelas.

“Lampung harus berhenti hanya sebagai pemasok bahan mentah. Dengan hilirisasi yang kuat dan terintegrasi, nilai tambah akan tinggal di daerah. Peternak dan petani kita tidak lagi di hilir rantai keuntungan, tetapi menjadi bagian utama dari ekosistem industri,” ujar Basuki.

Baca Juga  Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penunjukan Lampung sebagai salah satu lokasi pembangunan PSN hilirisasi ayam terintegrasi merupakan bentuk kepercayaan besar dari pemerintah pusat terhadap potensi daerah. Dengan dukungan lahan, sumber daya, dan posisi strategis sebagai gerbang Sumatera, Lampung dinilai siap menjadi simpul produksi dan distribusi unggas nasional.

Baca Juga  Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen

Program ini dirancang membangun rantai produksi terpadu, mulai dari pembibitan, pakan, budidaya, pemotongan, pengolahan hingga distribusi. Skema terintegrasi tersebut diyakini akan memutus ketergantungan pada pola lama yang membuat peternak rentan fluktuasi harga dan minim margin keuntungan.

“Kalau ekosistemnya terbangun utuh, maka efek bergandanya luar biasa. Industri pakan tumbuh, serapan tenaga kerja meningkat, UMKM pengolahan berkembang, hingga distribusi dan logistik ikut bergerak. Ini bukan hanya soal ayam, tapi soal perputaran ekonomi Lampung,” jelasnya.

Ia juga mendorong agar penguatan hilirisasi ini benar-benar melibatkan peternak lokal sebagai mitra utama, bukan sekadar penonton. Pihaknya siap mengawal agar kebijakan daerah sejalan dengan agenda besar hilirisasi, termasuk kemudahan perizinan, infrastruktur pendukung, dan akses pembiayaan.

Baca Juga  Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026

Dengan ekosistem pertanian dan peternakan Lampung yang selama ini sudah besar, dukungan hilirisasi dari pusat dan daerah diyakini akan menciptakan multiplayer effect terhadap kesejahteraan masyarakat. Nilai tambah produksi meningkat, pendapatan petani terdongkrak, dan daya saing daerah menguat.

“Hilirisasi harus jadi mesin akselerasi. Petani sejahtera, peternak berdaya, Lampung melesat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke
Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB