Buku, Hukum, dan Keteladanan Seorang Pendidik

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Junaidi Ismail, SH | Wartawan Utama

PERNAHKAH Anda berjumpa dengan seseorang yang menginspirasi tak hanya lewat pengetahuannya, tetapi juga sikapnya yang begitu mulia dan penuh kasih? Saya merasa beruntung dapat mengenal Nilla Nargis Yohansyah, S.H., M.Hum., seorang pendidik, penulis, dan sosok ibu yang tak hanya dikagumi, tetapi juga disayangi oleh orang-orang di sekitarnya. Melalui buku-buku yang beliau tuliskan, saya semakin yakin bahwa Nilla Nargis adalah contoh nyata dari seorang pemimpin yang tak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi juga berperan aktif dalam mencapainya.

(Netizenku.com): Pada acara peringatan Hari Ibu yang digelar oleh Pengda Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Provinsi Lampung di akhir Desember 2025 lalu, saya berkesempatan menerima tiga buku karya beliau. Buku-buku tersebut memberikan saya pandangan yang lebih dalam tentang siapa Nilla Nargis Yohansyah, bukan hanya sebagai seorang dosen, tetapi juga sebagai pribadi yang memiliki kepedulian mendalam terhadap keluarga, masyarakat, dan hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu buku yang beliau berikan kepada saya adalah Merawat Hati. Buku ini tidak hanya berbicara tentang pentingnya komunikasi dalam keluarga, tetapi juga bagaimana nilai-nilai spiritual dapat menjadi pondasi untuk membangun sebuah keluarga yang sakinah. Dalam buku ini, Nilla Nargis menekankan pentingnya ketenangan batin dan cara berkomunikasi yang penuh kasih sayang sebagai cara untuk merawat hubungan keluarga, serta membangun keteguhan hati dengan selalu merasa diawasi oleh Allah dalam setiap tindakan kita.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Peta Zonasi Mangrove Lampung Usai Terbit PP Nomor 27 Tahun 2025

Sebagai seorang ibu dan istri, Nilla Nargis tidak hanya memberi contoh melalui kata-kata, tetapi juga lewat perilaku sehari-hari. Buku ini menjadi panduan bagi siapa pun yang ingin membangun keharmonisan dalam keluarga, dengan menumbuhkan nilai-nilai luhur yang akan membawa kedamaian batin.

Buku kedua, Metamorfosis Kemiskinan, diterbitkan pada tahun 2010 dan membahas tentang kemiskinan sebagai masalah sosial yang tak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga kultural. Buku ini menyajikan kemiskinan dalam dimensi yang lebih luas, mengungkapkan penyebab-penyebab mendalam yang melatari fenomena sosial ini, serta dampaknya yang berlarut-larut terhadap struktur sosial masyarakat.

Menurut Nilla Nargis, kemiskinan bukan hanya sekadar angka atau statistik yang bisa diabaikan, tetapi sebuah masalah yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan masyarakat. Buku ini mengajak kita untuk berpikir lebih kritis dan mencari solusi terhadap masalah kemiskinan, dengan memperkuat nilai-nilai moral dan sosial yang ada dalam masyarakat. Bagaimana pendidikan, ketenagakerjaan, serta kebijakan pemerintah dapat berkolaborasi untuk mengatasi masalah ini, menjadi fokus utama dalam pembahasan.

Baca Juga  Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Buku ketiga yang saya terima adalah Sendi-Sendi Hukum Acara Perdata, yang ditulis bersama Hj. Marindowati. Buku ini memberikan pemahaman mendalam tentang hukum acara perdata, sebuah cabang hukum yang sangat penting dalam sistem peradilan Indonesia. Dengan menguraikan konsep-konsep dasar seperti gugatan, mediasi, serta proses hukum lainnya, buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa hukum, praktisi, serta siapa saja yang tertarik untuk memahami cara kerja hukum perdata dalam praktik.

Bagi Nilla Nargis, memahami hukum acara perdata bukan hanya soal teori, tetapi tentang bagaimana hukum bisa menjadi alat untuk menegakkan keadilan dalam kehidupan masyarakat. Proses persidangan yang transparan dan adil adalah langkah awal untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, di mana hak-hak setiap individu dihormati dan dijamin oleh negera.

Nilla Nargis Yohansyah lahir di Tanjung Karang pada 25 Januari 1957, dan telah menempuh perjalanan panjang dalam dunia pendidikan. Dengan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Lampung dan Magister Hukum dari Universitas Gadjah Mada, beliau memilih untuk mengabdikan dirinya sebagai dosen di almamaternya, Universitas Lampung.

Baca Juga  BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Namun, kepakaran beliau tidak hanya terbatas pada dunia akademik. Sebagai seorang ibu dari keluarga H. Yohansyah Zakaria dan Hj. Laila Rachma Aziz, Nilla Nargis juga memberikan teladan dalam kehidupan keluarga. Kepedulian beliau terhadap pendidikan, hukum, dan keluarga menunjukkan bahwa beliau adalah sosok yang seimbang antara profesi dan peran sosialnya.

Bagi saya, Nilla Nargis Yohansyah adalah sosok yang mencerminkan integritas, kepedulian, dan dedikasi yang tinggi dalam segala bidang yang beliau tekuni. Ketiga bukunya memberikan gambaran jelas tentang bagaimana beliau tidak hanya menguasai ilmu, tetapi juga mengaplikasikannya utuk kebaikan masyarakat luas. Sebagai seorang pendidik, ibu, dan penulis, beliau adalah inspirasi yang patut dijadikan contoh bagi generasi muda untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

Melalui buku-buku ini, Nilla Nargis Yohansyah membuktikan bahwa seorang pendidik bukan hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan memperkuat nilai-nilai yang dapat membawa perubahan nyata. Sebuah penghargaan yang layak diberikan kpada beliau atas dedikasinya dalam membangun bangsa ini lewat dunia pendidikan, hukum, dan keluarga. (*)

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai
Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek
Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu
Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026
Pemprov Lampung Susun Roadmap ETPD 2026–2028, Bidik Prestasi TP2DD 2026
Rotasi Kadis ESDM dan PSDA, Pemprov Lampung Tekankan Integritas Pengelolaan SDA
IJP Lampung Jajaki Pembentukan Koperasi Bersama Dinas Koperasi
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Daerah untuk Optimalkan PAD

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Jumat, 10 April 2026 - 21:49 WIB

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 April 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 9 April 2026 - 18:05 WIB

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Kamis, 9 April 2026 - 14:31 WIB

Rotasi Kadis ESDM dan PSDA, Pemprov Lampung Tekankan Integritas Pengelolaan SDA

Rabu, 8 April 2026 - 13:51 WIB

IJP Lampung Jajaki Pembentukan Koperasi Bersama Dinas Koperasi

Rabu, 8 April 2026 - 13:32 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Daerah untuk Optimalkan PAD

Selasa, 7 April 2026 - 18:38 WIB

Lampung Siapkan PLTSa 1.000 Ton Per Hari, Target Beroperasi 2027

Berita Terbaru

Lampung

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 Apr 2026 - 21:49 WIB

Lampung

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:01 WIB

Lampung

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Kamis, 9 Apr 2026 - 18:05 WIB