PT BSA Mangkir dari Panggilan DPRD Lampung

Suryani

Selasa, 16 September 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi I DPRD Lampung mengklaim telah memanggil PT Bumi Sentosa Abadi (BSA) terkait konflik tanah di Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah. Persoalan ini melibatkan masyarakat dari tiga kampung, yakni Bumi Aji, Negara Aji Baru, dan Negara Aji Tua.

Bandarlampung (Netizenku.com): Hal tersebut dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Lampung dengan masyarakat Kecamatan Anak Tuha, di kantor DPRD Lampung, Selasa (16/9/2025).

Baca Juga  Eva Dwiana Pastikan Semua Anak Tetap Bersekolah di SMP Negeri

“Kami sudah memanggil pihak PT BSA pada bulan April dan Juni. Namun mereka menyampaikan berhalangan hadir karena ada kesibukan internal,” ujar Ketua Komisi I DPRD Lampung, Garinca Reza Pahlevi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Garinca menambahkan, persoalan tanah ini juga masuk dalam daftar tuntutan aksi demonstrasi pada 1 September lalu yang telah disampaikan kepada Ketua MPR RI.

Baca Juga  Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas

“Dalam demo kemarin cukup menarik karena salah satu tuntutannya adalah membahas konflik tanah Anak Tuha,” ujarnya.

Anggota Komisi I DPRD Lampung, Budiman AS, menegaskan pihaknya akan membahas lebih lanjut persoalan tanah tersebut.

“Tentu kami akan intens mengawal persoalan ini karena memang banyak konflik agraria di Lampung. Kami akan mencari jalan keluar terbaik terkait konflik tanah Anak Tuha ini,” tegasnya.

Baca Juga  Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha

Diketahui, konflik antara masyarakat Kecamatan Anak Tuha dan PT BSA telah berlangsung sejak 2014. Sengketa lahan itu berkaitan dengan hak guna usaha (HGU) atas nama PT BSA, yang juga diklaim masyarakat sebagai tanah adat. (*)

Berita Terkait

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading
Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir
Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha
Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton
Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB