Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak bergaya hidup mewah atau flexing, baik di lingkungan kerja maupun melalui media sosial, Rabu (3/9/2025).
Bandarlampung (Netizenku.com): Fenomena flexing di kalangan ASN dinilai dapat menimbulkan kesenjangan sosial, kecemburuan, bahkan mencoreng citra birokrasi. Karena itu, ASN diminta mengedepankan kesederhanaan, disiplin, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas.
“Kita harus empati dengan situasi dan keadaan, jangan memposting hal-hal bermewah-mewah atau flexing yang justru merusak citra ASN,” tegas Marindo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan, ASN bukan pada tempatnya untuk pamer kekayaan. “Pegawai negeri adalah abdi sekaligus pelayan masyarakat. Karena itu, saya mengimbau seluruh pejabat dan ASN agar tidak memposting hal-hal bermewah yang dilihat masyarakat luas,” ujarnya.
Selain itu, Marindo juga menegaskan pentingnya efisiensi dalam kegiatan pemerintahan. Ia menyebut tidak ada lagi kegiatan pemerintahan yang dilaksanakan di hotel maupun hiburan berlebihan.
“Kita sejak lama sudah melakukan efisiensi kegiatan di hotel, dan menghindari hiburan yang berlebihan. Kalau hanya sekadar bernyanyi itu bagian dari budaya, tapi harus pada tempatnya. Kedepan kita harus lebih berhati-hati, waspada, dan tidak berlebihan,” tandasnya. (*)








