Lampung Tengah Masih Menjadi Lokus Utama Stunting

Redaksi

Selasa, 22 Mei 2018 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Meski telah memasuki bulan suci Ramadhan, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tetap melakukan kegiatan inventarisir dan intervensi terhadap keluarga yang sudah dipastikan terkena stunting (masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi).

Saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/5), Juru bicara Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Asih Hendrastuti mengungkapkan, pihak puskesmas yang berada di kabupaten lokasi fokus (Lokus) stunting dalam 2 bulan terakhir ini terus melakukan intervensi kepada keluarga positif stunting.

Baca Juga  Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM

\”Program ini butuh waktu yang panjang, bukan ketika menentukan keluarga positif stunting, kemudian diberi asupan gizi, selesai persoalan. Ini butuh pendampingan,\” bebernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui 3 kabupaten di Provinsi Lampung menjadi lokus stunting, yaitu Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Lampung Selatan. \”Kita ada keterbatasan pendanaan, karena itu, programnya tidak serentak, baru kita sasar di Lampung Tengah, karena disana yang paling banyak. Sedang untuk Lamtim dan Lamsel, mereka sudah menjalankan programnya, tapi masih menggunakan dan pribadi daerah,\” jelasnya.

Baca Juga  Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

Lebih lanjut Asih mengatakan, program intervensi keluarga stunting ini beriringan dengan Program Indonesia Sehat Pendekata  Keluarga (Pispeka). \”Sekarang ini sedang diupayakan agar setiap keluarga itu memiliki data di puskesmas, untuk dilakukan intervensi, apakah terdapat masalah kesehatan atau tidak,\” paparnya.

Asih juga mengungkapkan, 10 desa di Lampung Tengah yang telah masuk dalam lokus stunting menjadi prioritas utama saat ini, bahkan program Pispeka juga menjadikan Lampung Tengah sebagai proiritas utama. (Aby)

Baca Juga  Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:21 WIB

Pemprov Lampung Putuskan Bangun Ulang Jembatan Way Bungur

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:48 WIB

Lampung Terima 710 Ribu Ton Pupuk Subsidi 2026, DPRD Lampung Pastikan Distribusi Sesuai HET

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:21 WIB

Bandar Lampung Bersiap Jadi Tuan Rumah Porprov X 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:20 WIB

KONI Lampung Bentuk Panitia Persiapan Porprov X 2026 di Bandar Lampung

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:02 WIB

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Senin, 2 Februari 2026 - 21:18 WIB

Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC

Senin, 2 Februari 2026 - 17:28 WIB

Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik

Senin, 2 Februari 2026 - 13:53 WIB

KONI Lampung Intensif Pantau Atlet Berprestasi Jelang PON 2028 dan Persiapan Tuan Rumah PON 2032

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Selasa, 3 Feb 2026 - 19:54 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Putuskan Bangun Ulang Jembatan Way Bungur

Selasa, 3 Feb 2026 - 18:21 WIB

Lampung

Bandar Lampung Bersiap Jadi Tuan Rumah Porprov X 2026

Selasa, 3 Feb 2026 - 13:21 WIB