Dosen Kebidanan Poltekkes Tanjungkarang Pengabdian Masyarakat di Tubaba

Leni Marlina

Jumat, 26 Juli 2024 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga dosen Fakultas Kebidanan Poltekkes Tanjungkarang, berfoto bersama dengan Sekretaris Dinkes Tubaba, Kader Posyandu, dan guru PAUD di Kecamatan Tulangbawang Udik. (Arie/NK)

Tiga dosen Fakultas Kebidanan Poltekkes Tanjungkarang, berfoto bersama dengan Sekretaris Dinkes Tubaba, Kader Posyandu, dan guru PAUD di Kecamatan Tulangbawang Udik. (Arie/NK)

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Sebanyak tiga dosen jurusan kebidanan Poltekkes Tanjungkarang, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Tiyuh Gedung Ratu dan Tiyuh Gunung Katun Malay, Kecamatan Tulangbawang Udik.

Ketiga dosen tersebut yakni Nelly Indrasari, SSiT, M.Kes, Risneni, SSiT., M.Kes, dan Marjidin Aliyanto, SKM, M. Kes, dengan mengangkat judul Pelatihan Penggunaan Buku KIA 2023, Penimbangan BB dan Pengukuran PB & TB Bagi Kader dan Guru Paud Tiyuh Gedung Ratu dan Tiyuh Gunung Katun Malay wilayah kerja Puskesmas Marga Kencana, Kecamatan Tulangbawang Udik.

Nelly Indrasari mengatakan, dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 3 Juli 2024 lalu yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Tubaba Ns. Majril, S.Kep.,MM, Sekretaris Dinas Kesehatan, Eka Riyana, S.Kep.,M.Kes, dan Kepala UPT Puskesmas Marga Kencana Ns. Sriyani, S.Kep, diketahui pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dan guru PAUD Kesehatan masih dirasakan kurang oleh kader dan guru PAUD tentang cara pengunaan dan pengisian buku KIA revisi 2023.

Baca Juga  Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain pengetahuan cara penggunaan dan pengisian buku KIA revisi 2023 yang dinilai kurang, juga tidak semua kader kesehatan mendapat informasi tentang pemecahan masalah dalam program Posyandu, khususnya di Tiyuh Kagungan Ratu,” kata dia, kepada Netizenku.com, Jumat (26/7/2024).

Nelly melanjutkan, untuk memberikan pelayanan yang maksimal pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan bayi, balita dan anak pra sekolah perlu adanya wadah khusus yang dibuat oleh petugas Posyandu dan Puskesmas untuk pendampingan, sehingga mereka mendapatkan pengetahuan yang baik tentang bagaimana upaya kesehatan.

“Diketahui, tidak semua guru PAUD dan Kader Posyandu kesehatan mendapat informasi yang tepat mengenai cara pengukuran BB dan PB/TB yang baik dan benar, dalam upaya penemuan kasus gizi kurang, Untuk pencegahan kasus stunting,” terangnya.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Risneni menambahkan, dari pelatihan tersebut, pihaknya memiliki target capaian yang harus dilakukan hingga November 2024 mendatang, atau masa monitoring dan evaluasi yakni meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam pengisian Buku KIA pada ibu hamil, didapatkan solusi mengenai masalah Program Posyandu di Tiyuh Kagungan Ratu dan Gunung Katun Malay, tersedianya wadah bagi Kader posyandu Kesehatan dalam hal pendampingan.

“Selain itu, pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam pengukuran BB dan PB/TB yang baik dan benar pada bayi dan balita meningkat, ibu hamil, ibu bersalin, BBL, bayi, balita dan anak prasekolah usia 5 sd 6 tahun memiliki buku KIA 2023 dan terisi secara lengkap dan benar, terpantaunya pertumbuhan Bayi dan Balita dilihat dari kenaikan BB dan PB/TB yang ada di Buku KMS, dan adanya peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak di Tiyuh Gedung Ratu dan Gunung Katun Malay,” ucapnya diamini Marjidin Aliyanto, dan Nelly Indrasari.

Baca Juga  Tergabung di Kloter 18, Ratusan Jamaah Haji Tubaba Bertolak ke Asrama Rajabasa

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut juga diisi materi kebijakan Dinkes, pencegahan stunting dan penanganan stunting di Kabupaten Tubaba oleh Eka Riyana, Penilaian Pertumbuhan Anak, Penentuan Status Gizi Anak Berdasarkan Indeks Berat Badan Menurut Panjang Badan (BB/PB) Atau Berat Badan Menurut Tinggi Badan (BB/TB) Untuk Anak dan Penentuan Status Gizi Anak Berdasarkan Indeks Panjang Atau Tinggi Badan Menurut Umur (PB/U Atau TB/U) Untuk Anak oleh Ahli Gizi Puskesmas Marga Kencana Angga Zala Saputra, A.Md.,Gz

Selanjutnya, Teknis pengisian buku KIA hasil deteksi tumbuh kembang balita oleh Sudarmi, S.Tr.Keb. dan melakukan praktik penimbangan BB dan pengukuran PB/TB yang dilakukan oleh tim Pengabmas Poltekkes Tanjung Karang. (Leni/Arie)

Berita Terkait

Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut
Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB