Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Sebanyak tiga dosen jurusan kebidanan Poltekkes Tanjungkarang, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Tiyuh Gedung Ratu dan Tiyuh Gunung Katun Malay, Kecamatan Tulangbawang Udik.
Ketiga dosen tersebut yakni Nelly Indrasari, SSiT, M.Kes, Risneni, SSiT., M.Kes, dan Marjidin Aliyanto, SKM, M. Kes, dengan mengangkat judul Pelatihan Penggunaan Buku KIA 2023, Penimbangan BB dan Pengukuran PB & TB Bagi Kader dan Guru Paud Tiyuh Gedung Ratu dan Tiyuh Gunung Katun Malay wilayah kerja Puskesmas Marga Kencana, Kecamatan Tulangbawang Udik.
Nelly Indrasari mengatakan, dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 3 Juli 2024 lalu yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Tubaba Ns. Majril, S.Kep.,MM, Sekretaris Dinas Kesehatan, Eka Riyana, S.Kep.,M.Kes, dan Kepala UPT Puskesmas Marga Kencana Ns. Sriyani, S.Kep, diketahui pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dan guru PAUD Kesehatan masih dirasakan kurang oleh kader dan guru PAUD tentang cara pengunaan dan pengisian buku KIA revisi 2023.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selain pengetahuan cara penggunaan dan pengisian buku KIA revisi 2023 yang dinilai kurang, juga tidak semua kader kesehatan mendapat informasi tentang pemecahan masalah dalam program Posyandu, khususnya di Tiyuh Kagungan Ratu,” kata dia, kepada Netizenku.com, Jumat (26/7/2024).
Nelly melanjutkan, untuk memberikan pelayanan yang maksimal pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan bayi, balita dan anak pra sekolah perlu adanya wadah khusus yang dibuat oleh petugas Posyandu dan Puskesmas untuk pendampingan, sehingga mereka mendapatkan pengetahuan yang baik tentang bagaimana upaya kesehatan.
“Diketahui, tidak semua guru PAUD dan Kader Posyandu kesehatan mendapat informasi yang tepat mengenai cara pengukuran BB dan PB/TB yang baik dan benar, dalam upaya penemuan kasus gizi kurang, Untuk pencegahan kasus stunting,” terangnya.
Risneni menambahkan, dari pelatihan tersebut, pihaknya memiliki target capaian yang harus dilakukan hingga November 2024 mendatang, atau masa monitoring dan evaluasi yakni meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam pengisian Buku KIA pada ibu hamil, didapatkan solusi mengenai masalah Program Posyandu di Tiyuh Kagungan Ratu dan Gunung Katun Malay, tersedianya wadah bagi Kader posyandu Kesehatan dalam hal pendampingan.
“Selain itu, pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam pengukuran BB dan PB/TB yang baik dan benar pada bayi dan balita meningkat, ibu hamil, ibu bersalin, BBL, bayi, balita dan anak prasekolah usia 5 sd 6 tahun memiliki buku KIA 2023 dan terisi secara lengkap dan benar, terpantaunya pertumbuhan Bayi dan Balita dilihat dari kenaikan BB dan PB/TB yang ada di Buku KMS, dan adanya peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak di Tiyuh Gedung Ratu dan Gunung Katun Malay,” ucapnya diamini Marjidin Aliyanto, dan Nelly Indrasari.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut juga diisi materi kebijakan Dinkes, pencegahan stunting dan penanganan stunting di Kabupaten Tubaba oleh Eka Riyana, Penilaian Pertumbuhan Anak, Penentuan Status Gizi Anak Berdasarkan Indeks Berat Badan Menurut Panjang Badan (BB/PB) Atau Berat Badan Menurut Tinggi Badan (BB/TB) Untuk Anak dan Penentuan Status Gizi Anak Berdasarkan Indeks Panjang Atau Tinggi Badan Menurut Umur (PB/U Atau TB/U) Untuk Anak oleh Ahli Gizi Puskesmas Marga Kencana Angga Zala Saputra, A.Md.,Gz
Selanjutnya, Teknis pengisian buku KIA hasil deteksi tumbuh kembang balita oleh Sudarmi, S.Tr.Keb. dan melakukan praktik penimbangan BB dan pengukuran PB/TB yang dilakukan oleh tim Pengabmas Poltekkes Tanjung Karang. (Leni/Arie)








