Topeng Jadi Tiket Masuk Festival Krakatau Ke-33 

Luki Pratama

Kamis, 27 Juni 2024 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disparekraf, Bobby Irawan,  ketika menjelaskan saat konferensi pers di kantor Disparekraf Lampung. (Foto: Luki).

Kepala Disparekraf, Bobby Irawan, ketika menjelaskan saat konferensi pers di kantor Disparekraf Lampung. (Foto: Luki).

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), Bobby Irawan, menyatakan tiket masuk ke Festival Krakatau (K-Fest) ke XXXIII tahun 2024 hanya dengan membawa topeng.

Menurutnya keputusan ini diambil untuk menghapus stigma bahwa festival ini hanya untuk orang-orang pemerintahan.

“Kita ingin festival ini bebas dan terbuka untuk semua orang. Anda bisa memakai pakaian apa saja, tetapi tetap kunci utamanya adalah memakai topeng. Topeng itu tiket masuknya,” ujar Bobby Irawan kepada awak media, Kamis (27/6).

Baca Juga  Anak Sekolah Terdampak, DPRD Lampung Soroti Jembatan Putus di Way Pengubuan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Topeng ini diangkat sebagai bagian dari budaya Lampung berupa Sekura. Di Lampung, terdapat 12 jenis topeng yang beragam. Sementara Sekura dikenal lebih awal dan berbeda, semua jenis topeng ini kuat mengangkat budaya Lampung.

“Nanti topeng yang paling unik akan dinilai dan pemenangnya akan mendapatkan doorprize dari dinas,” tambahnya.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dukung Koperasi IJP Maju Sejahtera

Topeng yang dimaksud terbuat dari bahan kertas kardus dan dapat dirias sendiri sekreatif mungkin. Harapannya festival ini tidak hanya menjadi event nasional tetapi juga internasional.

“Kami mengambil inspirasi topeng ini dari budaya Lampung, namun perlu ada kajian karena setiap cerita dan maknanya sangat berbeda-beda, di Lampung topeng disebut tupeng,” jelasnya.

Festival ini juga akan menyajikan tenda VIP yang tidak hanya untuk pejabat, tetapi juga untuk tamu lainnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

“Kami ingin festival ini menjadi tontonan dan atraksi wisata, bukan hanya untuk para pejabat. Dalam tenda VIP, kita akan menciptakan suasana yang inklusif,” tuturnya.

Boby juga menambahkan bahwa dirinya sering mendengar kritik soal pejabat yang selalu memakai seragam batik di acara-acara resmi.

“Kali ini, kita ingin sesuatu yang berbeda dan lebih inklusif,” pungkasnya. (Luki) 

Berita Terkait

Wahrul Fauzi Silalahi Masuk Radar Calon Ketua Karang Taruna Lampung
Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung
SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia
Jihan Nurlela Lantik Mabicab dan Kwarcab Pramuka Mesuji, Dorong Peran Strategis Pemuda
Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung
Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat
Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN
Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB