Tubaba Berhasil Turunkan Angka Prevalensi Stunting

Leni Marlina

Jumat, 26 April 2024 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) berhasil menurunkan angka prevalensi stunting di kabupaten Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

Penurunan angka stunting tersebut berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dari Kementerian Kesehatan. Kasus prevalensi stunting di Kabupaten Tubaba Tahun 2023 pada angka 10,5 persen, turun cukup signifikan bila dibandingkan Tahun 2022 yang berada pada angka 16,4 persen.

Persentase penurunan prevalensi stunting di Tubaba sebesar 5,90 persen ini menjadi yang ketiga terbesar di tahun 2023 di antara seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat (Pj) Bupati Tubaba, M. Firsada, menyampaikan capaian kinerja ini tidak terlepas dari pelaksanaan Delapan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting yang dilaksanakan dengan kesungguhan dan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, serta pelaksanaan program inovasi dan juga kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

“Sebagai penjabat bupati, saya merasa bangga dan bersyukur atas keberhasilan yang telah dicapai dalam upaya penurunan angka stunting di Tubaba. Dengan menjalankan gerak cepat dari pelaksanaan delapan aksi konvergensi percepatan, dan upaya bersama seluruh elemen masyarakat, kita berhasil mencatat penurunan signifikan dalam kasus stunting di wilayah ini,” tuturnya.

Baca Juga  Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas

Secara garis besar, Firsada menyebutkan bahwa program intervensi yang dilakukan terhadap kasus balita stunting dan rumah tangga berisiko stunting berjalan dengan baik oleh jajaran perangkat daerah di lingkup Pemkab Tubaba.

“Sangat penting untuk bergerak cepat dan terpadu dalam menangani stunting, masalah penanganan stunting tidak bisa dianggap remeh dan biasa-biasa saja. Balita stunting dan rumah tangga yang berisiko stunting akan mempengaruhi masa depan kita. Oleh karena itu, kami bersama seluruh instansi terkait dan masyarakat telah bekerja keras untuk menyusun program-program yang efektif dan terarah guna mengatasi masalah ini,” lanjutnya lagi.

Program-program intervensi spesifik di sektor kesehatan, lanjut Firsada, seperti pemeriksaan kehamilan, imunisasi dasar dan rutin, pemantauan pertumbuhan balita, pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri atau calon pengantin, dan sebagainya secara tepat dan efektif mampu menekan angka stunting.

“Selain itu program-program intervensi sensitif yang dilakukan oleh beberapa perangkat daerah selain sektor kesehatan seperti penyediaan sanitasi sehat, air layak minum serta bantuan sosial juga mampu menurunkan persentase rumah tangga beresiko stunting,” ulasnya.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa

Menurutnya, capaian dari keberhasilan pelaksanaan delapan aksi konvergensi stunting ini juga didukung oleh program-program inovatif yang menjadi terobosan dari jajaran Pemkab Tubaba dan kolaborasi serta peran serta aktif dari komponen masyarakat.

“Dimulai sejak ditetapkannya Tubaba menjadi lokus penanganan prevalensi stunting, beberapa program inovasi menjadi sumbangan solusi terhadap penanganan prevalensi stunting di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini. Program keluarga Nenemo Mandiri Pangan, program bantuan Mantra, Baznas Peduli, Tubaba Berkurban, Gerakan Berbagi Geber, Kartu E-Penting, Buku Saku Cinta Balita, dan Gerakan Seribu Jamban masih menjadi andalan dalam menekan angka stunting di Tubaba,” terangnya.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat, kata dia, berhasil meluncurkan berbagai program pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan pola makan sehat, penyuluhan tentang pentingnya gizi seimbang, serta pendampingan ibu hamil dan balita dalam penerapan pola makan yang baik. Tidak hanya itu, pihaknya juga gencar melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan efektivitas dari program-program yang telah kami implementasikan.

Komitmen serta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk dari pihak swasta dan lembaga non-pemerintah, turut menjadi pilar utama dalam kesuksesan ini. Saling mengingatkan dan membantu satu sama lain, menjadikan proses penurunan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

“Saya bersyukur melihat dampak positif dari kerja keras dan komitmen kita bersama. Tercatat penurunan yang signifikan dalam angka stunting, yang memberikan harapan baru bagi generasi penerus kita. Anak-anak kami, adalah aset berharga untuk masa depan kabupaten Tubaba. Untuk itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga momentum ini, dan melanjutkan upaya-upaya nyata dalam rangka memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Demi masa depan yang lebih baik, sambung Firsada, mari kita terus bersatu dan bekerja sama dalam upaya pencegahan stunting.

“Tidak ada yang terlalu sulit jika kita melakukannya bersama. Terima kasih atas kerja sama dan dedikasi kita semua dalam mencapai tujuan mulia ini. Semoga keberhasilan ini dapat memberikan inspirasi dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam memerangi stunting,” pungkasnya. (Leni/Arie)

Berita Terkait

Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa
PWI Tubaba Tegaskan Dukungan Penuh untuk Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan
Disnak Keswan Tubaba Awasi 7 SPPG, Pastikan Bahan Pangan MBG Aman dan Berkualitas
Sekda Tubaba Pimpin Evkin ASN, Peringkat OPD Bakal Diumumkan Tiap Semester
Kwarcab Tubaba Bekali 41 Peserta Satgas Pramuka Peduli, Siapkan Relawan Muda Tangguh
Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Berita Terbaru