Kampung Nelayan Modern Kedua di Indonesia Diresmikan di Pulau Pasaran, Lampung

Luki Pratama

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Budi Sulistyo, bersama dengan pejabat daerah terkait.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Budi Sulistyo, bersama dengan pejabat daerah terkait.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kampung Nelayan Modern (KALAMO) kedua di Indonesia diresmikan di Pulau Pasaran, Kota Bandarlampung, pada hari Rabu (7/2).

Peresmian Kalamo ditandai dengan dipencetnya tombol sirine oleh Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Budi Sulistyo, bersama dengan pejabat daerah terkait.

Budi Sulistyo mengatakan bahwa pembangunan KALAMO di Pulau Pasaran memakan waktu sekitar 1,5 tahun. Saat ini, KALAMO telah menjadi kawasan terpadu yang mendukung pengembangan budidaya ikan teri, pelatihan UMKM, pengembangan produk ikan teri, dan atraksi wisata kuliner.

Baca Juga  Asap Pabrik Gula Bunga Mayang Dikeluhkan, Mikdar Desak DLH Periksa Emisi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Usaha ini lebih dari satu tahun kami laksanakan di Kalamo ini berkat komunikasi dan kerjasama yang baik dengan Komisi IV mulai dari perencanaan kegiatan, sampai anggaran. Terimakasih juga untuk Pemerintah Provinsi yang telah memberi kepercayaan penuh kepada kami,” ujarnya ketika menyampaikan sambutan.

Baca Juga  Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Pulau Pasaran dipilih sebagai lokasi KALAMO karena merupakan salah satu sentra pengolahan ikan teri di Provinsi Lampung, dengan nilai produksi mencapai Rp 108 miliar per tahun. Pasar utama produk ikan teri dari Pulau Pasaran adalah Jakarta, Medan, dan Bangka.

Ia menjelaskan KALAMO di Pulau Pasaran fokus pada pengolahan ikan teri menjadi produk siap ekspor.

Baca Juga  Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

“Kami ingin meningkatkan nilai tambah pengolahan teri. Untuk itu, kami telah membangun gedung produksi yang higienis dan memiliki sertifikasi pengolahan yang sesuai dengan standar ekspor,” kata Budi Sulistyo.

Turut diharapkannya, masyarakat sekitar dapat menjaga dan memelihara KALAMO Pulau Pasaran dengan baik, sehingga dapat meningkatkan perekonomian di kawasan tersebut.

“KALAMO Pulau Pasaran juga dilengkapi dengan fasilitas penyimpanan pendingin dan laboratorium untuk memastikan kualitas produk,” tutupnya. (Luki)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia
Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung
Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi
NasDem Lampung Instruksikan Fraksi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Subsidi
Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk
Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan
Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan
PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung Berkelanjutan dan Berorientasi Ekonomi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Stok BBM Lampung Aman, Mukhlis Basri Duga Banyak Penyelewengan di Lapangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Direktur Baru RSUDAM Fokus Benahi Tata Kelola dan Tingkatkan Pelayanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Berita Terbaru