Tiga Model Revitalisasi Bahasa Daerah

Redaksi

Rabu, 7 Juni 2023 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com):Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Muh. Abdul Khak, beberkan tiga model revitalisasi bahasa daerah pada Rapat Koordinasi Mitra Kerja Revitalisasi Bahasa Daerah dan Diskusi Kelompok Terpumpun Kongres Bahasa Indonesia XII di Hotel Novotel,  Bandarlampung, Kamis (11 Mei 2023).

“Model A, artinya karakteristik daya hidup bahasanya masih aman, masih digunakan sebagai bahasa yang dominan di masyarakat. Contohnya bahasa Jawa, Sunda, dan Bali. Model B memiliki karakteristik daya hidup bahasa tergolong rentan, jumlah penutur relatif banyak, penggunaannya bersaing dengan bahasa saerah lainnya, seperti bahasa-bahasa di Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan NTB. Model C yaitu bahasa daerah yang daya hidupnya mengalami kemunduran, terancam punah, dan jumlah penutur sedikit. Ini ditemukan di Kalimantan Tengah, Sulawesi, dan beberapa daerah lainnya di wilayah timur,” paparnya.

Baca Juga  Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Berdasarkan penjelasan tersebut, bahasa Lampung termasuk ke dalam model B,  tergolong bahasa yang rentan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendekatan yang dilakukan dalam melestarikan bahasa daerah antara lain menyusun metode revitalisasi  terutama di sekolah-sekolah, seperti mengadakan kegiatan menulis cerpen, membaca dan menulis puisi, mendongeng, stand up comedy, pidato, tembang tradisi, serta membaca dan menulis aksara,” lanjut Muh. Abdul Khak.

Baca Juga  Ini Ketentuan Dapur Mitra MBG Lampung yang Insentifnya Disetop

Desi Ari Pressanti, Kepala KBPL, menyampaikan bahwa ada 30 pakar yang dilibatkan dalam menyusun model pembelajaran revitalisasi bahasa Lampung.

“Model pembelajaran ini nantinya akan diberikan pada kegiatan pelatihan guru. InsyaAllah dengan mengundang perwakilan guru SD dan SMP dari 15 kabupaten/ kota di Provinsi Lampung,” ucapnya.

Rakor dihadiri oleh 120 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, dinas pendidikan, kepala sekolah, pengawas, guru, praktisi pendidikan, dosen, tokoh masyarakat, dan media massa. (Luki)

Berita Terkait

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli
APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri
Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung
Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor
Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri
Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026
Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut
PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Edukasi Siswa Makassar, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Bahaya Blind Spot Mobil Tangki

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Canangkan Zona Integritas di RSUD Pringsewu

Senin, 15 Jun 2026 - 23:39 WIB

Pringsewu

Sekda Pringsewu Ingatkan ASN Taat Bayar Pajak Kendaraan

Senin, 15 Jun 2026 - 23:36 WIB