Pemprov Dorong Olah Produk Sebelum Dijual

Redaksi

Sabtu, 22 April 2023 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengatakan adanya hilirisasi komoditas hasil pertanian memperkuat industri pengolahan di daerah.

“Selama ini paradigma produksi khususnya di sektor pertanian, kehutanan, perkebunan dan peternakan adalah proses produksi tanpa adanya proses pengolahan. Lalu hasilnya langsung dipasarkan kepada masyarakat atau konsumen, sehingga tidak ada nilai tambah dari hasil produksi tersebut,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, Sabtu (1/4).

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Dilanjutkannya, industri pengolahan di Provinsi Lampung tumbuh lebih lambat dibandingkan dengan sektor pertanian, sehingga membutuhkan dorongan dari semua pihak agar industri pengolahan dapat terus mengalami pertumbuhan yang baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus mengubah paradigma dari menjual hasil produksi secara mentah, menjadi olahan produksi atau yang biasa disebut hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk, dan mendukung perkembangan industri pengolahan,” katanya.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Bentuk transformasi dalam rangka memperkuat hilirisasi tersebut, membutuhkan sinergisitas dari semua sektor serta pihak terkait.

“Hal ini merupakan satu tantangan yang besar bagi kita untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi, dengan memaksimalkan pascaproduksi sehingga dapat nilai tambah yang lebih tinggi,” ucap dia.

Menurut dia, tugas pemerintah adalah memfasilitasi agar produk yang telah dihasilkan dari pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan dapat diolah menjadi bahan olahan yang bernilai tinggi dan bisa sampai ke konsumen dengan baik.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

“Jadi perlu kembali digiatkan untuk hilirisasi produk dari komoditas lokal, sehingga industri pengolahan juga semakin berkembang dengan bantuan dan dorongan dari semua pihak terkait,” tutupnya. (Luki)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB