Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Ketahanan Pangan ungkap menjelang bulan ramadhan stok pangan di Kota tapis berseri melimpah dan cukup.
Bulan ramadhan merupakan rangkaian hari pelaksanaan ibadah puasa bagi umat muslim di muka bumi ini. Pada saat bulan ramadhan umumnya umat islam berbondong-bondong menyambut dengan suka cita bulan penuh berkah itu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bandarlampung, I Kadek Sumarta, mengatakan pihaknya tengah melakukan upaya antisipasi ketersediaan pangan pada saat bulan ramadhan di Kota Bandarlampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pria asal Kabupaten Lampung Tengah itu pun, mengatakan umumnya pada saat memasuki bulan ramadhan beberapa kebutuhan pangan menjadi sulit seperti komoditi beras dan minyak goreng.
Namun, dikatakannya masyarakat tidak perlu khawatir lantaran pihaknya telah melakukan beragam upaya untuk mencegah kesulitan pangan pada saat bulan yang dinanti umat muslim itu.
“Bulan Maret kita sudah panen raya, jadi ketersediaan pangan kita mencukupi untuk menghadapi bulan ramadhan,” tuturnya saat diwawancarai, Rabu (22/2).
Kendati stok pangan di Bandarlampung mencukupi, tetapi, diterangkannya, biasanya saat memasuki bulan ramadhan harga pangan menjadi tinggi. Semua itu menurutnya sesuai dengan hukum ekonomi yang berbunyi apabila jumlah permintaan lebih besar dari pada jumlah penawaran, maka harga pangan akan menjadi tinggi.
Sehingga dikatakannya, menilik tahun sebelumnya Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, akan mengeluarkan kebijakan mengenai penstabilan harga pangan.
“Sebentar lagi mungkin Walikota akan mengeluarkan kebijakan tersendiri diluar dari kebijakan pusat untuk menstabilkan harga pangan menjelang ramadhan,” kata dia.
Ditambahkannya, progres yang telah dilakukan untuk melakukan penstabilan harga pangan saat ini. “Seperti bansos, kemudian pengawasan bulog untuk memberikan harga Rp 9.500 rupiah, itu kan sudah murah. Tetapi itu semua tidak mencukupi masyarakat Bandarlampung dengan kebutuhan beras 4 ton dalam satu hari,” tutupnya. (Luki)








