Bandarlampung (Netizenku.com): Dukung Bandarlampung jadi kota layak anak (KLA), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandarlampung lakukan upaya pengoptimalan sekolah ramah anak.
Kasih Kelembagaan Disdikbud Bandarlampung, Mulyadi, mengatakan untuk mendukung Bandarlampung menjadi KLA pihaknya telah memperbarui sekolah ramah anak di Kota Bandarlampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, tidak semua masuk dalam kategori sekolah ramah anak, akan tetapi diterangkannya untuk mendukung Bandarlampung menjadi KLA ia mengupayakan menciptakan sekolah ramah anak dan saat ini semua sekolah di Bandarlampung telah masuk dalam kategori sekolah layak anak serta telah diajukan.
“Kita akan memperbarui SK Walikota Bandarlampung mengenai penetapan sekolah ramah anak. Drafnya itu sudah diajukan ke Dinas PPPA Bandarlampung,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (14/2).
Dilanjutkannya, penilaian KLA mengenai pendidikan itu masuk klaster IV, didalam klater IV memuat mengenai pemanfaatan waktu luang dalam kegiatan budaya.
Mengenai pemanfaatan waktu luang dalam kegiatan budaya, ia mengatakan pihaknya telah melaksanakan itu, bahkan tertuang langsung didalam surat edaran Walikota Bandarlampung mengenai kegiatan budaya pelajar.
“Tadinya kan covid kegiatan ekstrakurikuler banyak yang berhenti. Namun saat ini sudah mulai dilakukan kegiatan ekstrakurikuler kembali terkhusus mengenai pengembangan seni dan budaya,” kata dia.
Mulyadi melanjutkan, selain beberapa hal diatas Disdikbud Bandarlampung memiliki program beasiswa bina lingkungan (Biling) yang dikhususkan bagi warga Bandarlampung dengan kesulitan ekonomi.
Dikatakan Mulyadi, Biling itu berupa pemberian seragam sekolah serta digratiskan menempuh pendidikan tingkat SLTP.
“Jadi anak yang akan melakukan PPDP pada jenjang SMP itu gratis bagi kalangan yang tidak mampu. Agar warga Bandarlampung dapat mengikuti wajib belajar selama 9 tahun,” kata dia.
Ditambahkannya, pendidik di Kota Bandarlampung telah menerima pelatihan konvensi hak anak. Selain itu kata dia, Disdikbud Kota Bandarlampung telah melakukan kerjasama dengan Polresta Bandarlampung untuk menanggulangi pencegahan kenakalan anak.
“Itu semua dalam rangka upaya menciptakan sekolah ramah anak. Dan upaya mendukung Bandarlampung menjadi KLA,” pungkasnya. (Luki)








