Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Bandarlampung ungkap akan memaksimalkan potensi 3 Desa Wisata (Dewi) di Kota Bandarlampung.
Kepala Dinpar Kota Bandarlampung, Ariawan, mengatakan memaksimalkan potensi Dewi di Bandarlampung merupakan salah satu visi misi Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana dalam memberikan ketertarikan wisatawan luar untuk berkunjung ke Kota Bandarlampung.
Dilanjutkannya, ada 3 desa wisata yang akan menjadi fokus pengembangan Dinpar Kota Bandarlampung. Ia pun memberikan istilah tersendiri untuk menarik para wisatawan yakni, desa wisata sumur putri (Dewi Sutri), desa wisata sumber agung (Dewi Suag), dan desa wisata pulau pasaran (Dewi Pusar).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini kita selalu melakukan monitoring dan berkomunikasi dengan masyarakat untuk menggali potensi Dewi yang bisa dikembangkan lagi, ujarnya saat diwawancarai, Rabu (8/2).
Ariawan turut menerangkan, 3 Dewi itu sudah mendapatkan Surat Keterangan (SK) sedari Kota Bandarlampung dipimpin oleh Herman HN, akan tetapi dikatakannya saat ini masih belum maksimal sehingga akan pihaknya maksimalkan lagi.
Dikatakan Ariawan, ke-3 Dewi milik Kota Bandarlampung itu sedang pihaknya ajukan terhadap Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.
Dijelaskan, Ketika mendapatkan persetujuan dari Kemenparekraf RI Dewi Kota Bandarlampung akan mendapatkan perhatian lebih dari pusat, seperti program pelatihan, maupun program pengembangan Dewi.
“Saat ini sudah ada beberapa potensi pendukung, adanya pohon mangrove. Akan tetapi kurang maksimal, bisa dimaksimalkan lagi dengan membuat walking track maupun pengembangan tempat agar terlihat instagramable,” lanjutnya.
Menurutnya, pengambilan istilah desa wisata merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kesejahteraan perekonomian terhadap suatu daerah.
Ditambahkannya lagi, ada beberapa unsur yang perlu dipenuhi untuk menciptakan Dewi seperti, adanya home stay, UMKM, maupun Pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) . Sehingga menurutnya, hadirnya Dewi dapat memberikan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat Kota Bandarlampung.
“Di situkan nanti ada UMKM, home stay, pokdarwisnya juga ada itu dari masyarakat semua,” tambah dia.
Untuk semakin menarik pelancong berkunjung di Kota Bandarlampung, pihaknya akan membuat paket wisata berupa city tour, diperkirakannya dimulai dari Taman UMKM Ir.Soekarno sebagai titik 0 sampai keliling wisata Kota Bandarlampung.
“Konsepnya seperti pare kampung inggris. Karena sektor wisatanya maju perekonomian mereka ikut maju, mereka bisa membuat souvenir, home stay juga pasti rame,” tutupnya. (Luki)








