Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Pembangunan Umum (PU) Kota Bandarlampung tengah menunggu kelanjutan pembangunan Rumah Sakit (RS) otak dan jantung.
Pembangunan rumah sakit otak dan jantung merupakan rencana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini dipimpin oleh Erik Thohir sejak tahun 2021.
Kendati telah direncanakan sejak tahun 2021 sampai saat ini RS otak dan jantung tidak kunjung dilihat perwujudannya di Kota Bandarlampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas PU Bandarlampung, Iwan Gunawan, mengatakan itu merupakan rencana Menteri BUMN sewaktu ia berkunjung ke Kota Bandarlampung.
Dilanjutkannya RS pusat otak dan jantung itu menggunakan menggunakan anggaran milik BUMN akan tetapi pihaknya diperintah untuk mencari lahan yang diperuntukkan pembangunan RS otak dan jantung.
“Beliau itu tempo hari meminta Pemkot Bandarlampung untuk menyediakan lahan, kita sudah menyediakan. Tinggal dibangun, akan tetapi tampaknya saat ini belum ada kejelasan,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Rabu (1/2).
Dijelaskannya, lahan yang diperuntukan untuk pembangunan RS pusat otak dan jantung berada di RS A.Dadi Cokrodipo dan sudah dilakukan pengosongan sehingga siap untuk dibangun RS pusat otak dan jantung.
“Enggak sudah kita tanyakan tetapi kelanjutannya kita masih menunggu,” jelasnya.
Iapun menambahkan bahwa pihaknya tidak mengetahui mengenai desaign pembangunan RS pusat otak dan jantung akan tetapi diperkirakannya dapat mencapai 10 lantai lantaran RS otak dan jantung yang akan di bangun di Bandarlampung merupakan RS otak dan jantung pertama di Pulau Sumatera.
“Itu akan menjadi pusat perawatan dari sabang sampai Lampung,” tutupnya. (Luki)








