Pesawaran (Netizenku.com): Setelah dinilai gagal bina atle, Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Sonny Zainhard, terkesan bungkam. Sonny belum memberikan stantemen terkait hal itu.
Demikian pula ketika akan dikonfirmasi oleh wartawan media ini pada Kamis, (15/12/2022). Sonny enggan memberikan komentar, meskipun aktif saat dihubungi melalui telepon selulernya maupun pesan Whats App, namun hanya sebatas dibaca.
Diberitakan sebelumnya, Ketua KONI Kabupaten Pesawaran Sonny Zainhard dinilai gagal didalam melakukan pembinaan kepada para Atlit di Kabupaten Pesawaran. Ini lantaran prestasi atlet menurun pada Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Lampung tahun 2022.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kontingen asal Kabupaten Andan Jejama ini merosot satu tingkat pada posisi Porprov sebelumnya.
Kegagalan Sonny Zainhard ini sontak langsung mendapat kritikan pedas dari sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Pesawaran. “Turunnya peringkat kontingen asal Pesawaran pada Porpov tahun ini menandakan sebuah kegagalan ketua KONI saat ini. Dalam membina atlet di Pesawaran,” kata Saprudin Tanjung, Ketua Harian Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB), Rabu (14/12/2022).
Diungkapkan Tanjung, merosotnya kontingen asal Pesawaran ini. Selain karena dipicu faktor ketua yang dinilai kurang menguasai bidang olahraga, ditambah lagi para ketua cabor yang ada dinilai tidak mumpuni.
“Kita lihat disini sudah ketua KONI nya kurang menguasai dunia olahraga. Ini kita lihat untuk para ketua cabornya orang-orang yang memang tidak menguasai hal itu. Jadi wajar kalau untuk tahun ini Pesawaran posisinya digantikan kabupaten lain,” tambahnya.
Padahal menurutnya, anggaran hibah dari oemerintah daerah melalui Dispora yang masuk untuk kegiatan KONI pada tahun 2022 itu jumlah ya tidak sedikit mencapai milyaran.
“Kita tahu anggaran KONI untuk kegiatan Porprov ini sangat-sangat besar. Tapi kenapa kontingen kita tidak mampu mempertahkan juara sebelumnya. Gak usah menanglah bisa mempertahankan juara sebelumnya saja sudah bagus,ini kenapa kita bisa digeser oleh kontingen asal Kota Metro,” imbuhnya.(Soheh)








