Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Koperasi dan UMKM Bandarlampung, mengaku sebagian pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Bandarlampung telah didorong untuk memasarkan produk secara digital.
Dinas Koperasi dan UMKM Bandarlampung, Riana, mengatakan pihaknya memperkirakan sekitar 50 persen UMKM Bandarlampung yang telah bertransformasi memasarkan produknya secara digital.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Paling tidak sudah ada 50 persen dari puluhan ribu UMKM Bandarlampung. Kita juga membantu dalam mendaftarkan produk mereka melalui marketplace bagi pelaku UMKM yang gagap teknologi,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (6/12).
Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM yang gagap teknologi sehingga membuat pemasaran produk UMKM secara digital terhambat.
“Walaupun pelaku UMKMnya gagap teknologi biasanya dibantu oleh anaknya ataupun tetangganya dalam mendaftarkan produk UMKM ke marketplace,” kata dia.
Lebih lanjut, ia menjelaskan selain mendorong pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara digital, pihaknya juga mendorong para pelaku UMKM untuk menggunakan dompet digital.
“Masih proses bangkit UMKM Bandarlampung, namanya sehabis pandemi. Ini sebagian dari mereka sudah mulai bekerjasama dengan bank untuk menggunakan Qris,” pungkasnya. (Luki)








