Bandarlampung (Netizenku.com): Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandarlampung mengecam keras tindakan perundangan dan pelecehan seksual yang terjadi di Lingkungan Madrasah. Hal tersebut diungkapkan lantaran sedang marak kasus pelecehan seksual dan perundungan di Lingkungan Madrasah.
Kepala Kantor Kemenag Bandarlampung, Makmur, mengatakan pihaknya selalu melakukan koordinasi terhadap pimpinan madrasah perundungan dan pelecehan seksual tidak terjadi di Lingkungan Madrasah Bandarlampung.
“Pimpinan Madrasah itu bagian dari mitra kami, kasus seperti itu yang selalu saya wanti-wanti dan ingatkan agar tidak terjadi di Lingkungan Madrasah Bandarlampung,” ujarnya saat diwawancarai, Jum’at (2/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, motif terjadinya kasus perundungan dan pelecehan seksual di Lingkungan Madrasah itu berbentuk spontanitas dari pelaku.
“Itu bisa terjadi dimana saja, biasanya kasus seperti itu spontanitas tidak ada unsur lain selain spontanitas,” kata dia.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa agar tidak terjadi kasus seperti itu di Bandarlampung pihaknya turut melakukan penyuluhan hukum dengan menggandeng kepolisian untuk memberikan sosialisasi mengenai kasus perundungan dan kekerasan seksual.
“Untuk saat ini baik di MTS, maupun MAN Bandarlampung belum terjadi kasus seperti itu. Yang pasti kita mengecam tindakan perundungan dan kekerasan seksual di Lingkungan Madrasah. (Luki)








