Bandarlampung (Netizenku.com): Kasus kekerasan kepada perempuan di Bandarlampung mengalami peningkatan setiap harinya. Hal tersebut diungkapkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
“Setiap harinya kasus kekerasan perempuan meningkat, rata-rata kasusnya berupa KDRT dan kekerasan seksual kepada perempuan,” ujar Bidang Perempuan dari PPPA Bandarlampung, Susi Herawati, Selasa (15/11).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa di era digital ini kasus pelecehan seksual berkembang melalui media online.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau anak SMA biasanya kasusnya open BO, yang terbaru kasusnya kekerasan seksual gender online. Modusnya main bareng game mobile legends. Mereka tidak pernah ketemu akan tetapi awalnya pelaku meminta perempuan dipuaskan secara online sembari direkam, kemudian rekaman tersebut ia gunakan untuk mengancam korban seperti meminta uang, maupun meminta dipuaskan secara online,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya siap memberikan bantuan bagi korban kekerasan seksual pada perempuan.
“Bagi korban kekerasan seksual silahkan lapor kesini. Nanti korban akan kami berikan pendampingan dan penyembuhan psikologi secara perlahan,” tambahnya
Diketahui, sebanyak 27 kasus kekerasan seksual yang melapor kepada Bidang Perempuan dari PPPA Kota Bandar Lampung. (Luki)








