Bandarlampung (Netizenku.com): PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih menunggu investigasi terkait kecelakaan kereta babaranjang di Stasiun Rengas, Lampung Tengah pada Senin (7/11).
Pihak KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api yang terganggu perjalanannya lantaran kecelakaan KA babaranjang.
Kabag Humas Divre IV Tanjungkarang, Jaka Jarkasih, menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, namun perjalanan KA di jalur Stasiun Rengas sempat terganggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“KAI Divre IV Tanjungkarang memohon maaf kepada seluruh stakeholder akibat gangguan perjalanan tersebut. Kami sampaikan, bahwa saat ini jalur tersebut sudah dapat dilalui sejak Senin (7/11) pukul 14.40 dengan kecepatan terbatas sehingga perjalanan kereta api baik penumpang dan barang mulai kembali normal,” jelas Jaka Jarkasih.
Meski jalur sudah dapat dilalui, sampai saat ini penanggung jawab atas insiden tersebut belum diketahui.
“Yang bertanggung jawab yang jelas yang salah, tapikan belum ditemukan kesalahannya. Nantikan ada tim investigasi dari KNKT dan tim direktorat keselamatan kantor pusat, kalau kami dari daerah hanya melakukan evakuasi,” ujarnya saat diwawancarai melalui Whatsapp, Selasa (8/11).
Lebih lanjut, pihaknya tidak dapat memperkirakan kesalahan atas insiden tersebut.
“Tidak dapat diduga-duga, tunggu hasil investigasi dari KNKT dan tim direktorat keselamatan. Nanti mereka yang memiliki hak untuk memeriksa dan menyampaikannya,” kata dia.
Ia menambahkan, bahwa saat ini untuk perjalanan KA Ekspres Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati sudah beroperasi kembali, namun untuk KA Kualastabas relasi Tanjungkarang-Baturaja masih belum dioperasikan.
“Saya atas nama manajemen dan seluruh jajaran KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh seluruh stakeholder. Kami akan berupaya maksimal agar perjalanan KA dapat kembali normal dan kejadian serupa tidak terjadi kembali di kemudian hari,” kata dia.
Diketahui, pihaknya telah bertanggung jawab mengembalikan 100 persen tiket calon penumpang yang terganggu perjalanannya.(Luki)








