Pembangunan Jalan di Desa Sidodadi Diduga Tidak Sesuai Spek

Redaksi

Kamis, 4 Agustus 2022 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Pembangunan Rehabilitasi Pemeliharaan Jaringan Usaha Tani di Desa Sidodadi Kecamatan Waylima Kabupaten Pesawaran yang menelan biaya sebesar Rp200 juta dari APBD tahun 2022 Dinas Tanaman Pangan dan Horltikultura kabupaten setempat, diduga dikerjakan tidak sesuai dengan spek yang ada.

Pasalnya dari hasil investigasi di lokasi yang dilakukan LSM Garda P3ER bersama LSM Marwah Aliansi Indonesia, jalan onderlag sepanjang 450 meter ini selain dikerjakan asal jadi, juga volume lebar dan panjang jalan yang dibangun sebagai akses menuju persawahan tersebut lari dari RAB yang ada.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Kita lihat pembangunan jalan tersebut sangat-sangat jorok dan asal-asalan, masa iya ada tunggul kayu sebesar itu tidak dibuang main uruk saja,” sesal Sabturizal ketua LSM Garda P3ER, Kamis (4/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditambah proses pengerjaannya itu, jelas Turi, dari awal pemasangan batu belah yang ada selain menggunakan batu asalan juga pada saat peyusunan tidak terpasang dengan baik.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

“Dari lebarnya saja tidak sama ada yang buka cuma satu meter ada juga yang hanya satu meter lebih, yang seharusnya sama dari ujung ke ujung itu lebarnya dua meter dan sebelum proses gelar batu belah itu lantai dasarnya harus ditabur pasir yang bertujuan sebagai kancingan batu sebelum proses pemadatan menggunakan mesin warles,” ucap Turi.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Yang lebih parahnya lagi lanjut Turi proyek tersebut dari mulai pelaksanaan hingga terselesaikannya pekerjaan tidak disertai papan plang proyek.

“Papan plang proyek itu penting sebagai informasi agar masyarakat tahu tidak bertanya-tanya. Yang jelas ini akibat dari buruknya pengawasan dari dinas terkait, bahkan ada dugaan kuat mereka kongkalikong antara pihak dinas dan rekanannya,” pungkasnya. (Soheh/Len)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 22:10 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru