Satu Keluarga Pelaku Perjalanan Positif Covid-19 di Posko Sukarame

Redaksi

Rabu, 7 Juli 2021 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli, saat mendampingi Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau Posko Sukarame, Rabu (7/7). Foto: Netizenku.com

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli, saat mendampingi Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau Posko Sukarame, Rabu (7/7). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung menyiagakan tenaga medis 24 jam di lima titik Posko Penyekatan; Posko Panjang, Posko Lematang, Posko Rajabasa, Posko Sukarame, Posko Kemiling.

“Tim medis kita siapkan 24 jam di setiap Posko Penyekatan dari 3 Puskesmas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli, saat mendampingi Wali Kota Eva Dwiana meninjau Posko Sukarame, Rabu (7/7).

Tenaga kesehatan dari Puskesmas akan mendampingi Tim Yustisi Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 selama pengetatan PPKM Mikro berlangsung, 6-20 Juli 2021. Mereka akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pelaku perjalanan.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil peninjauan di hari pertama pengetatan PPKM Mikro di Posko Sukarame ditemukan 5 pelaku perjalanan terkonfirmasi positif Covid-19 usai mengikuti tes usap antigen.

Mereka dalam perjalanan dari Tangerang menuju wilayah Lampung seperti Pesawaran dan Tanggamus.

Kelima orang tersebut terdiri dari 3 pria dan 2 wanita menggunakan mobil travel jenis Luxio. Diketahui mereka yang positif Covid-19 sepasang suami istri dan putrinya, serta satu pria tua dan satu remaja pria.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Kelimanya dievakuasi ke Rumah Sakit Universitas Lampung (RS Unila) dengan menggunakan ambulans. Mobil travel dan seluruh penumpang lainnya juga turut dievakuasi ke RS Unila.

“Hari pertama penyekatan sudah ditemukan 5 orang reaktif. Kita bawa ke RS Unila, mereka diisolasi paling lama seminggu atau 10 hari,” ujar Edwin Rusli.

Dia mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten domisili para pelaku perjalanan untuk dijemput ke RS Unila.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

“Tadi kan ada yang dari Pesawaran, nanti sampai di RS Unila kita telepon Dinas Kesehatan Pesawaran untuk menjemput. Untuk sementara mereka ditempatkan di RS Unila. Jadi kita berkoordinasi dengan seluruh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota,” kata dia.

Edwin Rusli mengatakan saat ini RS Unila memiliki 26 unit tempat tidur dan sudah terisi 16 tempat tidur.

“Nanti pasti akan ada lagi. Selain itu bisa ke RSUD A Dadi Tjokrodipo,” ujar dia. (Josua)

Berita Terkait

Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:57 WIB

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 April 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Lampung Selatan Matangkan Penerapan LLTT

Rabu, 29 April 2026 - 01:12 WIB

13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

Rabu, 29 April 2026 - 01:08 WIB

Jalan Bumi Daya–Trimomukti Diresmikan, Akses Ekonomi Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 01:05 WIB

Jalan Lubuk Dalam–Way Urang Dorong Wisata dan Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 01:01 WIB

Shobat di Tanjung Sari, Bupati Egi Beri Hadiah Umrah

Rabu, 29 April 2026 - 00:58 WIB

Pemkab Lamsel–Taspen Perkuat Layanan ASN di MPP

Berita Terbaru

Seorang guru memperlihatkan perbedaan porsi bernilai Rp2000 hanya terletak pada kepalan nasi yang berukuran sedikit lebih besar. (Foto: Netizenku)

Celoteh

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:27 WIB

Lampung Selatan

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:01 WIB

Lampung Selatan

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:57 WIB