Pemkot Pakai GeNose Covid-19 Skrining Corona

Redaksi

Senin, 28 Juni 2021 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menyaksikan langsung layanan tes GeNose Covid-19 di Poliklinik Mal PTSP Pemkot setempat, Senin (28/6). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menyaksikan langsung layanan tes GeNose Covid-19 di Poliklinik Mal PTSP Pemkot setempat, Senin (28/6). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung mulai menggunakan GeNose Covid-19, alat skrining virus Corona, SARS CoV-2.

Tiga unit GeNose Covid-19 dari PT Indofarma Global Medika ditempatkan di RSUD A Dadi Tjokrodipo, Poliklinik Mal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), dan Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung.

Pemerintah Kota menyediakan 3.000 kantung nafas untuk tiga lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana ketika meluncurkan layanan GeNose Covid-19 di Poliklinik Mal PTSP, Senin (28/6), mengatakan layanan skrining virus SARS CoV-2 bagi warga setempat tidak dipungut bayaran.

“Gratis bagi siapapun warga Bandarlampung. Kita akan beli lebih banyak lagi untuk tiap-tiap keramaian, kita taruh di pasar-pasar,” kata Eva Dwiana.

Dari hasil uji coba di Poliklinik Mal PTSP, lanjut dia, pemeriksaan dengan GeNose Covid-19 hanya membutuhkan waktu 5 menit.

“Pengecekannya 5 menit bisa ketahuan dan enggak boleh makan macam-macam, harus benar-benar steril,” ujar dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli, mengatakan teknis penggunaan GeNose Covid-19 diserahkan pada kebijakan masing-masing instansi.

“Apakah nanti digunakan kepada orang yang dicurigai atau memang wajib semua menggunakan GeNose. Mungkin untuk RSUD kita serahkan alatnya, kantung nafasnya mereka yang menyediakan,” ujar dia.

Edwin Rusli menjelaskan bagi warga yang hasil tes GeNose-nya positif akan diserahkan ke Puskesmas atau RS untuk dilanjutkan dengan pemeriksaan tes usap PCR atau tes cepat antigen.

“Kita lihat gejalanya, tidak bergejala kita anjurkan isolasi mandiri, bergejala kita serahkan ke RS, pasti diantar. Nanti dari RS yang menentukan apakah harus di-PCR atau antigen dulu,” tutup dia. (Josua)

Baca Juga: GeNose Covid-19 Belum Bisa Deteksi Varian Delta

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 07:25 WIB

Bupati Pringsewu Buka Seminar Nasional “How To Be A Great Teacher”

Jumat, 3 April 2026 - 07:21 WIB

17 Tahun Kabupaten Pringsewu, Progres Pembangunan Semakin Positif

Rabu, 1 April 2026 - 17:28 WIB

300 Industri Genteng Terancam Tutup, Kapolres Pringsewu Ambil Diskresi Bantu Pengrajin

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Usai Mudik Lebaran, Warga Mulai Ambil Kendaraan Titipan di Polres Pringsewu

Senin, 30 Maret 2026 - 18:39 WIB

Apel dan Halal Bihalal 2026, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:14 WIB

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

PSI Pringsewu Bagikan Takjil dan Kunjungi Ponpes

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:45 WIB

Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB