Itera: Astomulyo Meteorite Sebaiknya Dimanfaatkan untuk Sains

Redaksi

Selasa, 16 Februari 2021 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan (Netizenku.com): Dua Peneliti Institut Teknologi Sumatera (Itera) yaitu Robiatul Muztaba selaku Dosen Sains Atmosfer dan Keplanetan, serta Danni Gathot Harbowo yang merupakan Dosen Teknik Geologi, telah mendapatkan hasil dari uji laboratorium meteorit yang ditemukan di Lampung Tengah, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan lokasi jatuhnya, meteorit yang ditemukan pada 28 Januari 2021, di Astomulyo, Lampung Tengah, kedua peneliti Itera ini mengusulkan nama Astomulyo Meteorite sebagai nama meteorit tersebut.

Nama ini ditujukan untuk mengabadikan fenomena alam di desa tersebut. Peneliti Itera juga berharap meteorit ini senantiasa dapat dijaga dan dikelola oleh masyarakat untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dengan dukungan serta perhatian pemerintah setempat.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil analisis yang dilakukan, pada dua dari tiga pecahan meteorit yang ditemukan oleh warga, di Desa Astomulyo, perwakilan peneliti Itera, Danni Gathot Harbowo menyampaikan hasil properti fisik dan kimia pada masing-masing meteorit.

Diketahui densitas atau masa jenis pada objek tersebut berkisar ± 4 gr/cm3 dan kekerasan ± 5 – 6 dalam skala mohs. Bagian dalam meteorit ini memilki kilap logam dan mampu menarik magnet, hal ini menunjukan bahwa sebagian besar meteorit memiliki kandungan logam yang relatif tinggi.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

Ditinjau dari komposisinya, Astomulyo Meteorite memiliki unsur Fe (besi), Mg (magnesium), Si (silika) yang dominan.

Selain itu pada meteorit juga ditemukan beberapa unsur logam berat yang mudah teroksidasi dan larut dalam air seperti, Fe. Cr, Al, Ni, Se, timbal (Pb), dan seng (Zn).

Logam berat tersebut dapat bersifat racun dan dapat merusak metabolisme serta jaringan dalam tubuh.

Baca Juga  Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu

Hingga saat ini masih terus dilakukan penelitian komprehensif untuk mengidentifikasi harmful element lainnya yang mungkin ada pada Astomulyo Meteorite.

“Oleh karena itu kami terus mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan air rendaman meteorit tersebut apalagi sampai meminumnya,” ujar Gathot, di Laboratorium Geologi dan Sains Itera, Selasa (16/2).

Gathot dan Robiatul Muztaba, menambahkan, pihaknya masih akan terus melakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui lebih detail, terkait batu luar angkasa tersebut, termasuk prediksi usia (umur) hingga lokasi asal meteor di tata surya. (Josua)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:21 WIB

Pemprov Lampung Putuskan Bangun Ulang Jembatan Way Bungur

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:48 WIB

Lampung Terima 710 Ribu Ton Pupuk Subsidi 2026, DPRD Lampung Pastikan Distribusi Sesuai HET

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:21 WIB

Bandar Lampung Bersiap Jadi Tuan Rumah Porprov X 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:20 WIB

KONI Lampung Bentuk Panitia Persiapan Porprov X 2026 di Bandar Lampung

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:02 WIB

Pemprov Lampung Luruskan Isu Supply–Demand Daging Sapi

Senin, 2 Februari 2026 - 21:18 WIB

Triga Lampung Temui Kemenhan, Bahas Keberlanjutan Lahan Tebu Eks SGC

Senin, 2 Februari 2026 - 17:28 WIB

Kempeskan Ban Mobil Mahasiswa, Anggota DPRD Lampung Terancam Sidang Etik

Senin, 2 Februari 2026 - 13:53 WIB

KONI Lampung Intensif Pantau Atlet Berprestasi Jelang PON 2028 dan Persiapan Tuan Rumah PON 2032

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Selasa, 3 Feb 2026 - 19:54 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Putuskan Bangun Ulang Jembatan Way Bungur

Selasa, 3 Feb 2026 - 18:21 WIB

Lampung

Bandar Lampung Bersiap Jadi Tuan Rumah Porprov X 2026

Selasa, 3 Feb 2026 - 13:21 WIB