Vaksinasi Covid-19, Ketua DPRD Lambar Takut Jarum Suntik

Redaksi

Senin, 1 Februari 2021 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Proses vaksinasi Covid-19 di Lampung Barat resmi dimulai, dan sebagai penerima pertama imunisasi vaksin Sinovac tersebut Bupati, Parosil Mabsus, dilanjutkan dengan ketua DPRD, Dandim 0422, Kapolres, ketua MUI dan FKUB di Puskesmas Liwa Balikbukit, Senin (1/2).

Niatan Ketua DPRD, Edi Novial, untuk meningkatkan kekebalan tubuh dengan menjadi penerima vaksin tahap pertama, tidak diimbangi mental yang kuat. Hal itu terlihat pada saat giliran politisi muda tersebut akan disuntik oleh vaksinator, Edi minta dilakukan dalam ruangan.

\”Benar saya takut disuntik dari dulu, tetapi karena ini untuk membentengi diri dari serangan Covid-19 maka saya memberanikan diri, walaupun saya minta dalam ruangan berbeda dengan yang lain di luar,\” kata Edi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Edi Novial yang juga Ketua PMI Lampung Barat tersebut, rasa sakit jarum suntik tidak sesuai dengan yang ada dalam bayangannya, dan yang pasti tidak sesakit rasa putus cinta.

Baca Juga  Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

\”Bayangan saya suntik itu menyakitkan, ternyata tidak, karena jauh lebih sakit karena patah hati akibat putus cinta dan mudah-mudahan ikhtiar kita hari ini untuk mengendalikan penyebaran dan penularan Covid-19 akan sesuai dengan harapan, sehingga kita bisa kembali ke kehidupan yang normal,\” ujarnya.

Lain lagi cerita Parosil Mabsus, menurut dia rasa sakit suntik yang dilakukan vaksinator dr Merisa Handayani, tidak akan sebanding dengan manfaat vaksin itu sendiri. Dan dia merasa tidak ada keluhan sama sekali setelah sampai saat ini.

\”Alhamdulillah berjalan lancar, dan setelah melalui screening tidak ada kendala, dan rasa suntikan tadi sama seperti suntik pada umumnya, dan sampai sekarang tidak ada keluhan,\” kata dia.

Parosil juga memastikan vaksin yang dia dan anggota Forkompinda terima sama dengan vaksin yang akan diterima oleh tenaga kesehatan dan masyarakat pada umumnya nanti, jadi kalau ada pesan berantai mengatakan beda, itu merupakan informasi yang menyesatkan.

\”Bangsa kita dari Presiden RI, Joko Widodo, menerima vaksin Sinovac yang telah melalui uji klinis oleh BPOM dan mendapat sertifikat halal dari MUI, jadi saya pastikan vaksin yang kami terima hari ini sama dengan yang akan diterima tenaga kesehatan dan masyarakat nantinya,\” kata dia.

Baca Juga  Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

Sementara Dandim 0422 Lampung Barat, Letkol Czi Benni Setiawan, M.Han,  yang menggunakan baju loreng, mengaku sangat percaya diri dengan vaksin yang dia terima dan tidak ada rasa takut sama sekali.

\”Suntikan tadi tidak terasa sakit, seperti biasalah bagaimana rasa disuntik, dan memang saya sudah sangat siap menyukseskan program vaksinasi dalam rangka membentengi diri dari serangan virus Covid-19. Juga sampai saat tidak ada keluhan serta siap menerima suntikan kedua pada 14 hari mendatang,\” kata Dandim.

Sedangkan Kapolres, AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik, MH, mengaku saat disuntik tidak merasa apa-apa, tetapi pasca vaksin sekitar 20 menit agak terasa pusing, tetapi saat ini sudah tidak apa-apa.

\”Alhamdulillah saya tidak merasakan tusukan jarum suntik, mungkin karena vaksinatornya dokter cantik kali ya, hanya saja sekitar 20 menit pasca proses memang kepala agak pusing, tetapi sekarang sudah tidak ada terasa apapun,\” jelasnya.

Baca Juga  PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Seperti diketahui, seharusnya ada 10 orang yang dijadwalkan menerima suntikan vaksin Sinovac oleh vaksinator tunggal, dr Merisa Handayani, tetapi Kajari, Riyadi, SH dan Sekretaris Kabupaten, Akmal Abd Nasir, setelah melalui screening tidak memenuhi syarat. Sementara Ketua PN, Yuli Artha, dan Ketua PA, Nurbaiti, berhalangan hadir, sehingga untuk keempatnya akan dilakukan penjadwalan ulang.

Berbeda yang disampaikan Ketua MUI Lampung Barat, KH Jakfar Sodiq, menurut dia suntik vaksin sama saja dengan suntik maningitis yang wajib dilakukan oleh semua calon jamaah haji dan umroh, dan juga vaksin tersebut tidak ada efek samping.

\”Biasa aja tidak ada rasa yang perlu ditakutkan, karena suntik itu sama dengan saat kita suntik maningitis kalau mau berangkat haji atau umroh,\” kata Jakfar. (Iwan/len)

Berita Terkait

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 156 | Rabu, 22 April 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 01:00 WIB

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB