Bustami Sebut Pelaksanaan Pilkada Serentak Saat Pandemi Mengkhawatirkan

Redaksi

Senin, 27 Juli 2020 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Anggota DPD RI dapil Lampung, Bustami Zainuddin, menyebut pelaksanaan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di 270 kabupaten kota di seluruh Indonesia pada Desember di masa pandemi ini, mengkhawatirkan. Namun, ada sisi positif yang bisa diambil, masyarakat yang terlibat langsung bisa memanfaatkan momentum tersebut guna mencukupi kebutuhan ekonomi mereka di masa sulit akibat virus Corona.

\”Dari sisi ekonomi, selama pandemi ini semua stuck karena dampak virus ini, ekonomi jadi sulit. Nah, ini jika tidak kita gerakkan berdampak kepada masyarakat, pekerjaan yang bisa dilakukan adalah mereka harus terlibat langsung. Ini momentum terutama bagi pelaku usaha yang membidangi atribut kampanye. Jadi secara ekonomi menguntungkan yang penting diutamakan protokoler kesehatannya tetap kita gunakan,\” kata Bustami usai melakukan kunjungan kerja di Pemkab Pesawaran, Senin (27/7).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Diutarakannya, untuk pelaksanaan Pilkada secara serentak pada 9 Desember tersebut sebelumnya sempat terjadi perdebatan ada penolakan keras dari pihaknya selaku DPD RI, lantaran pemerintah dianggap belum siap menjamin masyarakatnya terutama di segi ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Pilkada di masa pandemi ini apa sih yang mau dikejar, karena pemerintah sendiri sebelumnya belum utuh menjelaskan kepada kita, selama kita melakukan perdebatan, tentang siapa yang menjamin kalau di dalam klaster Pilkada ini orang tertular virus Corona, siapa yang bertanggung jawab,\” ucapnya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Apa lagi lanjutnya, virus tersebut tidak bisa diprediksi kapan bakal berakhir.

\”Akhirnya setelah pemerintah mau mengikuti aspirasi kita dengan pemerintah siap menjamin. Nah, kesempatannya ada di bulan Desember ini kalau sampai cres lagi, dalam UU Pilkadanya jelas itu bisa diubah. Jadi jika memang  di bulan Agustus nanti gara-gara coklit masyarakat banyak tertular virus ini pasti kita stop, Pilkada besar kemungkinan di undur,\” ungkapnya. (Soheh/Len)

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB