Pencairan Terlambat, Tuba Kesulitan Gunakan Sistem E-planning dan E-budgeting

Redaksi

Kamis, 30 Januari 2020 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang (Netizenku.com):  Mulai tahun 2020 ini, realisasi anggaran APBD 2020 menggunakan sistem E-planning dan E-budgeting.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulang Bawang, Rustam Effendi mengatakan, jika realisasi anggaran APBD  tahun ini diakuinya mengalami keterlambatan dalam proses pencairan.

Sebab menurut Rustam, dalam proses pencairan anggaran APBD  tahun ini sudah berubah total dari sistem yang digunakan pada tahun tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Karena dalam tahun ini kita sudah tidak lagi menggunakan sistem lama, akan tetapi sudah sistem baru sehingga apabila pada tahun lalu diawal bulan atau awal tahun anggaran kita sudah realisasi. Maka tahun ini belum bisa dilakukan proses pencairannya mengingat saat ini kita masih melakukan sinkron pendataan anggarannya ke pemerintah pusat,\” katanya, Kamis (30/1).

Kedepan sistem proses pencairan anggaran APBD yang ada di seluruh dinas,  badan ataupun instansi lainnya sudah mengunakan sistem atau pola E-planning dan E-budgeting.

\”Jadi sudah sistem baru yang kita gunakan. Setiap pencairan anggaran sebelum cair harus kita laporkan dulu ke pusat kemudian dikaji apabila sesuai dengan aturan dan sudah waktunya maka baru bisa diproses. Karena sekalipun uang ada di kas daerah,  tetapi tidak bisa cair apabila pusat tidak menyetujuinya,\” terangnya.

Jadi Rustam menjelaskan mengingat sistem ini,  maka otomatis semua pihak bendahara saat ini bukan saja mengalami kesulitan akan tetapi juga mengalami keterlambatan dalam proses pencairannya. \”Iya namanya juga sistem baru jadi wajar lah semua atau kami juga perlu penyesuaian dan agak terlambat karena kan sistem ini sangat berbeda jauh dari sistem yang dulu karena apapun yang akan di cairkan harus di laporkan dulu kepada semua pihak di pusat sana,\” jelasnya.

Kendati demikian, Rustam menambahkan, meski banyak kendala dalam proses pencairan anggaran di awal tahun ini tetapi tidak akan berjalan lama.

\”Karena dalam proses penyesuaian dalam sistem ini tidak terlalu sulit tetapi nantinya setelah satu kali cair setelah itu semua akan kembali normal proses pencairannya jadi saat ini saya minta kepada semua pihak agar bersabar karena tidak akan lama lagi semua akan kembali normal seperti biasanya,\” janjinya. (Armadan)

 

Berita Terkait

Gubernur Lampung Tinjau Pembuatan Pupuk Organik Cair
Gubernur Lampung Ajak Santri Darul Islah Jadi Agen Perubahan
Sosialisasi PT SGC di Teladas Berujung Tegangan, Ada Apa?
Bawaslu Provinsi Lampung Hadiri Apel Besar Pramuka ke-64
NoNa Resmi Mendaftar di KPU Tubaba, Lawannya ‘Ora Ono’
Telkomsel Hadirkan Koneksi 4G/LTE di Desa Bawang Tirto Mulyo dan Menggala Selatan
Cuaca Buruk Diprakirakan Melanda Pergantian Tahun
Juniardi Beri Pelatihan Jurnalistik untuk Kepala Kampung Tulangbawang

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:18 WIB

Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Kegiatan Bimtek Aparatur Desa Pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:13 WIB

Safari Ramadhan Jadi Momentum Sinergi Pemprov dan Pringsewu

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB