Usai Banten, Pecinta Alam Bantu Korban Banjir di Tanggamus

Redaksi

Sabtu, 11 Januari 2020 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Usai melakukan penggalangan dana peduli banjir Lebak, Banten, Aliansi Pecinta Alam Lampung, kembali melanjutkan penggalangan dana yang diperuntukkan bagi korban banjir bandang di Kabupaten Tanggamus.

Kordinator, Woro Puspa Indriyani, yang berasal dari Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) Itera, mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengumpulkan bantuan berupa dana sebesar Rp12,8 juta, dalam waktu lima hari penggalangan di berbagai titik.

Dana ini, lanjutnya, nantinya akan segera disalurkan kepada korban banjir di Lebak, Banten dan Bogor. Sementara penggalangan yang berpusat di sekretariat Keluarga Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (Watala) itu akan diperpanjang hingga sepekan.

Baca Juga  Pemprov Lampung Awasi Pangan, Jihan Minta Produk Rusak Ditarik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kita nggak punya target berapa yang dikumpulkan, tetapi kemungkinan seminggu penggalangan dana diperpanjang, berapapun hasilnya itu yang akan disalurkan dalam bentuk keperluan yang dibutuhkan,\” kata Woro.

Kemudian terkait bantuan di Tanggamus, pihaknya telah mengirimkan sebanyak empat relawan yang akan melakukan assessment di lokasi, Sabtu (11/1) pagi.

Baca Juga  Pemprov Lampung Bahas Capaian IKK untuk Penyusunan LPPD 2025

Tim yang terdiri dari Muhammad Pramudya, dan Pebi Wulandari (Pastabel), Nur (KMPA Itera), serta Yudha (Matala UTB) itu, dibantu dengan Komunitas Anak Cinta Alam Tanggamus (ACAK) melakukan pendataan di lokasi.

\”Teman-teman ACAK sudah terlebih dahulu terjun ke lokasi, jadi tim yang kami kirimkan ini untuk melakukan pendataan apa yang dibutuhkan di sana. Sementara teman-teman di sini fokus melakukan penggalangan,\” ungkapnya.

Baca Juga  Lampung Siap Bidik Tuan Rumah PON 2032

Woro juga mengatakan bahwa berdasarkan pengalaman kebencanaan, relawan pecinta alam bergerak fokus pada daerah yang sulit terjangkau. Jika bencana banjir, relawan akan fokus pada suplay air bersih.

\”Tetapi kita akan tunggu perkembangannya, empat hari, kalau bisa lebih cepat lebih bagus. Dapat data maksimal, sehingga teman-teman di posko dapat mengetahui apa yang harus dilakukan,\” ujar Woro. (Adi)

Berita Terkait

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan
Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Digital
Pemprov Lampung Optimalkan Layanan RSUD BNH di HUT ke-62
Lampung Siap Bidik Tuan Rumah PON 2032
Wagub Lampung Dorong Percepatan Penanganan TBC dan Renovasi Rumah Pasien
Rolling 51 Kepsek SMA-SMK di Lampung, Disdikbud Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan
Wagub Lampung Dampingi Wamenkes Tinjau Puskesmas, Perkuat Penanganan TBC
SPMB Lampung 2026 Dirombak, Jalur Domisili Kini Berbasis Akademik

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Jumat, 17 April 2026 - 17:52 WIB

Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Digital

Kamis, 16 April 2026 - 13:16 WIB

Lampung Siap Bidik Tuan Rumah PON 2032

Rabu, 15 April 2026 - 16:53 WIB

Wagub Lampung Dorong Percepatan Penanganan TBC dan Renovasi Rumah Pasien

Selasa, 14 April 2026 - 15:23 WIB

Rolling 51 Kepsek SMA-SMK di Lampung, Disdikbud Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan

Selasa, 14 April 2026 - 12:35 WIB

Wagub Lampung Dampingi Wamenkes Tinjau Puskesmas, Perkuat Penanganan TBC

Senin, 13 April 2026 - 20:56 WIB

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Jalur Domisili Kini Berbasis Akademik

Senin, 13 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Lampung Dalami Dugaan Kelalaian RSIA Puri Betik Hati

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:52 WIB