Tim Investigasi Dugaan Malapraktik, Tidak Ungkap Hasil ke Publik

Redaksi

Senin, 24 Juni 2019 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Tim Investigasi dugaan malapraktik oknum dokter RS Asy Syifa Medika, Tulangbawang Barat (Tubaba) tidak bersedia mengungkap hasil investigasi ke publik. Hasil investigasi hanya dilaporkan kepada Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) dan Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) serta Kadis Kesehatan.

\”Kalau masalah hasil investigasi tidak bisa dipublikasikan ke publik, kecuali ada permintaan dari instansi tertentu,\” ujar Ketua tim Investigasi, Karyawanto, kepada wartawan, Senin (24/6).

Karyawanto menjelaskan tim investigasi yang dibentuk Dinas Kesehatan terkait kasus dugaan malapraktik terhadap Septina (25) warga Panaragan, Tulangbawang Tengah tersebut berjumlah empat orang terdiri dari yakni Kabid Pelayanan Kesehatan, Karyawanto, Kasi Peningkatan Mutu dan Rujukan, dr. Agus Nurhadi, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Edi Winarso, dan ketua MKEK, dr. Wita H.

Baca Juga  Kapolres Tubaba Ungkap Capaian Penanganan Kamtibmas Selama 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Tim sudah berkerja melakukan investigasi di dua tempat yakni Rs Asy Syifa dan Puskesmas Poned Panaragan Jaya. Untuk ke rumah korban sedang dijadwalkan,\” ujar Karyawanto.

Dalam investigasi di dua tempat, tim telah mendapatkan keterangan dari rumah sakit terkait proses operasi caesar yang dilakukan tanggal 27 Maret 2019 termasuk mempertanyakan legalitas rumah sakit dan legalitas dokter yang menangani operasi terhadap korban.

Baca Juga  DPC PDIP Tubaba Gelar Musancab, Target 10 Kursi Pemilu 2029

Sedangkan investigasi di Puskemas Poned Panaragan Jaya, tim mempertanyakan proses pelayanan yang dilakukan terhadap korban hingga tenaga medis menemukan benda asing berupa kain kasa di perut korban serta tindakan yang dilakukan terhadap korban.

\”Di dua tempat ini kami sudah mendapatkan banyak keterangan dan akan menjadi bahan laporan kami nanti,\” kata dia.

Terkait dengan legalitas rumah sakit, tim tidak menemukan pelanggaran sebab rumah sakit memiliki izin dan masih berlaku serta dokter yang menangani operasi juga memiliki izin praktik dan tergabung dalam IDI Tubaba.

Baca Juga  Pastikan Layanan Merata, Wabup Tubaba Tinjau Pengobatan Gratis Tubaba Q Sehat

\”Kalau masalah legalitas RS dan dokter tidak ada masalah karena  semuanya terdaftar dan memiliki izin,\” kata dia.

Sementara, keluarga korban dugaan malapraktik tersebut memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan pihak RS Asy Syifa Medika, Daya Asri, Kecamatan Tumijajar ke Polres Tulangbawang. Keluarga meminta pihak kepolisian dapat mengusut dan mengungkap kasus tersebut hingga tuntas.

\”Saya meminta kasus ini menjadi kasus yang pertama dan terakhir, makanya kami menempuh jalur hukum agar kasus ini tidak terulang,\” ujar Ferdi Irwanda, suami Septina korban dalam kasus ini. (Arie)

Berita Terkait

Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor
Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan
Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
DPC PDIP Tubaba Gelar Musancab, Target 10 Kursi Pemilu 2029
Joko Kuncoro Resmi Pimpin NasDem Tubaba Periode 2025-2029
Kejari Tubaba Imbau Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat
Pastikan Layanan Merata, Wabup Tubaba Tinjau Pengobatan Gratis Tubaba Q Sehat
Pimpin Apel Bulanan, Sekda Tubaba Tegaskan Penegakan Disiplin ASN

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru