2 Kejadian di Underpass Unila Bikin PU Lebih Hati-hati

Redaksi

Selasa, 8 Mei 2018 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist/Nk

Foto: Ist/Nk

Bandarlampung (Netizenku.com): Amblesnya aspal yang berada di area pembangunan underpass ZA Pagar Alam atau yang lebih dikenal dengan underpass Unila pada Selasa (8/5) pagi, rupanya berdiri di atas saluran air yang sudah ada sebelum proyek underpass dikerjakan.

Menurut Kepala Bidang(Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung, Syamsul Rahman, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak kontraktor untuk segera memperbaiki kerusakan pada jalan tersebut.

Baca Juga  Sepekan Gelar Operasi Antik, Polda Ringkus 137 Tersangka Narkoba

\”Sebenarnya itu saluran air yang sudah lama ada, jauh sebelum adanya pekerjaan underpass. Tapi kita sudah koordinasi kok dengan pihak kontraktor untuk memperbaiki, walaupun itu bukan pekerjaan mereka,\” ujar Syamsul saat ditemui di ruang kerjanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kontraktor dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menambahkan rambu peringatan.

Baca Juga  Wiyadi Pastikan Besok tak Ada Penggusuran ‘Kampung Pemulung’

\”Terkait rambu, saya sudah bilang peletakannya harus strategis. Saya juga sudah beri contoh ke kontraktor. Tapi kemarin itu banyak banner peringatan yang sudah kita pasang namun hilang entah kemana,\” tandasnya.

Diketahui, kini mobil yang membawa beban melebihi kapasitas tidak diperbolehkan melintas di Jalan ZA Pagar Alam. Pihak PU yang berkoordinasi dengan kontraktor, nantinya akan memasang banner di dekat flyover MBK dan Bundaran Rajabasa, sebagai tanda larangan bagi mobil yang memuat beban melebihi kapasitas.

Baca Juga  Gercep Satres Kriminal Polresta Balam, Berhasil Bekuk 1 Residivis Spesialis Matic

Sebelumnya, satu unit truk fuso BE 9575 CJ amblas setelah melintasi ruas jalan rusak di depan Mal Lampung Robinson, Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa. Diketahui, mobil tersebut akan berangkat menuju Baturaja, Sumsel, dengan muatan keramik seberat 20 ton.(Agis)

Berita Terkait

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam
Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen
Tak Hanya Citra Garden, Pengembang Perumahan Diminta Proaktif
Soal Banjir, Dewan Nilai Pemkot Balam bak Pemadam Kebakaran
Awal Mei PDI-P Balam Buka Penjaringan, Eva Dwiana Masih Miliki Kans
PLN UID Lampung Siap Amankan Pasokan Listrik Idul Fitri 1445H
PGN Pastikan Layanan Gas Bumi Aman dan Handal Selama Idul Fitri 1445 H
5.752 WBP Kanwil Kemenkumham Lampung Diusulkan RK Idul Fitri 2024

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 20:05 WIB

Disnaker Lampung Bakal Turunkan Tim Pengawas dan Mediator untuk Selesaikan Permasalahan THR

Jumat, 19 April 2024 - 19:59 WIB

Disnaker Lampung Catat 13 Pengaduan Ikhwal THR

Jumat, 19 April 2024 - 19:49 WIB

Realisasi penyaluran KUR Peternakan Lampung Capai Rp1,51 triliun

Kamis, 18 April 2024 - 21:58 WIB

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 April 2024 - 20:42 WIB

Gubernur Arinal Ajak Semua Pihak Wujudkan Lampung Sebagai Lumbung Ternak Nasional

Kamis, 18 April 2024 - 19:49 WIB

DPD PDI Perjuangan Santai Tanggapi Rumor Umar Ahmad-Edi Irawan

Kamis, 18 April 2024 - 13:38 WIB

Lampung Memperkaya Kalender Pariwisata dengan 90 Kegiatan Tahun 2024

Kamis, 18 April 2024 - 12:42 WIB

6 Trayek Baru Angkutan Perintis Lampung Diajukan

Berita Terbaru

Ilustrasi THR. Foto: Ist.

Lampung

Disnaker Lampung Catat 13 Pengaduan Ikhwal THR

Jumat, 19 Apr 2024 - 19:59 WIB