2 Kejadian di Underpass Unila Bikin PU Lebih Hati-hati

Redaksi

Selasa, 8 Mei 2018 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist/Nk

Foto: Ist/Nk

Bandarlampung (Netizenku.com): Amblesnya aspal yang berada di area pembangunan underpass ZA Pagar Alam atau yang lebih dikenal dengan underpass Unila pada Selasa (8/5) pagi, rupanya berdiri di atas saluran air yang sudah ada sebelum proyek underpass dikerjakan.

Menurut Kepala Bidang(Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung, Syamsul Rahman, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak kontraktor untuk segera memperbaiki kerusakan pada jalan tersebut.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Sebenarnya itu saluran air yang sudah lama ada, jauh sebelum adanya pekerjaan underpass. Tapi kita sudah koordinasi kok dengan pihak kontraktor untuk memperbaiki, walaupun itu bukan pekerjaan mereka,\” ujar Syamsul saat ditemui di ruang kerjanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kontraktor dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menambahkan rambu peringatan.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

\”Terkait rambu, saya sudah bilang peletakannya harus strategis. Saya juga sudah beri contoh ke kontraktor. Tapi kemarin itu banyak banner peringatan yang sudah kita pasang namun hilang entah kemana,\” tandasnya.

Diketahui, kini mobil yang membawa beban melebihi kapasitas tidak diperbolehkan melintas di Jalan ZA Pagar Alam. Pihak PU yang berkoordinasi dengan kontraktor, nantinya akan memasang banner di dekat flyover MBK dan Bundaran Rajabasa, sebagai tanda larangan bagi mobil yang memuat beban melebihi kapasitas.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Sebelumnya, satu unit truk fuso BE 9575 CJ amblas setelah melintasi ruas jalan rusak di depan Mal Lampung Robinson, Jalan ZA Pagar Alam, Rajabasa. Diketahui, mobil tersebut akan berangkat menuju Baturaja, Sumsel, dengan muatan keramik seberat 20 ton.(Agis)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:38 WIB

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:45 WIB

SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

Jihan Nurlela Lantik Mabicab dan Kwarcab Pramuka Mesuji, Dorong Peran Strategis Pemuda

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:47 WIB

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:14 WIB

Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:08 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:45 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:25 WIB

Bupati Lampung Selatan Dukung Pergantian Kepala BGN, Siap Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB

Jejak Dadan Cs di MBG Lampung.(Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:17 WIB