2.923 Prajurit TNI AD Tetap Fokus Bantu Korban Tsunami Banten-Lampung

Redaksi

Minggu, 30 Desember 2018 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pasca Tsunami Selat Sunda yang terjadi pada, Sabtu (22/12/2018), satuan TNI AD Lampung beserta unsur TNI dan Instansi terkait lainnya, masih tetap fokus melakukan upaya penyelamatan, evakuasi serta melakukan berbagai kegiatan penyokong lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Djohan Darmawan dalam rilisnya kepada Netizenku.com, Minggu (30/12/2018).

Dijelaskannya, Satgas yang berada di Bawah Kendali Operasi (BKO) Danrem 043/Gatam, Kolonel Kav Erwin Djatniko masih terus melakukan upaya penyelamatan, evakuasi dan pendataan korban, serta berbagai kegiatan penopang lainnya bagi masyarakat terutama yang berada di pengungsian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai hari ini Satgas masih berada di lapangan untuk bantu evakuasi korban yang belum ditemukan, pembersihan sisa puing-puing bangunan yang rusak, pemberian bantuan makanan dan pengobatan kepada masyarakat di pengungsian,” jelasnya.

Ia juga menerangkan, kerusakan yang terjadi akibat tsunami Selat Sunda sangat banyak, diantaranya 1 Puskesmas, 7 Hotel, 7 Masjid, 6 Sekolah, 25 Warung Kuliner dan 190 unit Perahu rusak berat. \”Menurut data yang ada, kerusakan bangunan rumah yaitu 543 unit rusak berat, 70 rusak sedang dan 97 rusak ringan,\” terang Djohan.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Lulusan Akmil 1996 ini juga menyampaikan data sementara pengungsi di wilayah Lampung hingga hari ke-8 mencapai 7.492 orang dari 36 tempat pengungsian.

Lebih lanjut Djohan menyampaikan, jika dalam beberapa waktu terakhir ini pihaknya lebih fokus kepada upaya penyelematan dan evakuasi warga di Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku yang beberapa hari sebelumnya terkendala akan transportasi, termasuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan dari Kasad, Persatuan Istri Tentara (Perait) dan mitra TNI yang dikirim serentak 3 hari lalu, serta berbagai bantuan pihak lainya.

Senada, Danyon Mandala Yudha, Kolonel Inf Michael Asmi mengatakan,
pasukan yang dipimpinnya itu hingga kini masih melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban serta membantu penyaluran logistik. Pasukan dari Yon Mandala Yudha yang diterjunkan saat ini telah mencapai 1 kompi dan di BKO kan ke jajaran Korem 064 Maulana Yusuf.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

“Sesuai perintah, saat ini kita difokuskan untuk melakukan upaya bantuan penyelamatan, evakuasi, pembersihan puing dan pembukaan akses di wilayah Kecamatan Sumur yang sempat terisolir. Termasuk, mendistribusikan bantuan dari Kasad, Persit dan Mitra TNI yang kemarin di dorong dari Mabesad. Alhamdulillah, bantuan tersebut dapat terdistribusi dengan lancar,” imbuhnya.

Asmi juga memberikan apresiasi kepada warga yang turut berpartisipasi membantu kelancaran distribusi setiap bantuan. “Warga disini sangat guyub dan bergotong royong. Meski sedang mengalami keterbatasan mereka saling bahu membahu dan berbagi satu sama lain,” ungkapnya.

Terkait dengan korban, Asmi mengatakan, pihaknya telah berhasil mengevakuasi korban meninggal sejumlah 54 orang jenazah. \”Tim kita masih melakukan pencaharian terhadap koran yang masih hilang di Kecamatan Sumur,” ungkap lulusan Akmil 1997 ini.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Sosok yang pernah tampil dalam film \’Merah Putih Memanggil\’ ini juga menyampaikan, saat ini prajuritnya masih tetap fokus dalam menjalankan tugas bantuan kemanusiaan di wilayah Pandeglang. “Kemarin dan hari ini, bersama para Babinsa, relawan dan berbagai instansi terkait, membantu pendistribusian logistik di Kecamatan Sumur Kompleks meliputi Kampung Cipining, Cigaronggong dan Paniis. Pendistribusian direncanakan akan sampai di Kampung paling ujung bagian barat Pulau Jawa yaitu Kampung Ujung Jaya,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang ada, pasukan TNI AD yang ikut membantu di Banten dan Lampung mencapai 2.923 orang, diantaranya 1.845 orang di BKO kan kepada Korem 064/MY di wilayah Banten dan 1.088 orang di BKO kan kepada Korem 043/Gatam di wilayah Lampung. Tidak hanya perkuatan personel saja melainkan juga sarana transportasi truk, helikopter Penerbad, dapur lapangan, fasilitas Rumah Sakit Lapangan dan lain sebagainya. (*Aby)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Edukasi Siswa Makassar, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Bahaya Blind Spot Mobil Tangki

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Canangkan Zona Integritas di RSUD Pringsewu

Senin, 15 Jun 2026 - 23:39 WIB

Pringsewu

Sekda Pringsewu Ingatkan ASN Taat Bayar Pajak Kendaraan

Senin, 15 Jun 2026 - 23:36 WIB