15 Tahun Tak Setor Dividen, PT AUTJ Berdalih Rugi

Leni Marlina

Jumat, 7 Juni 2024 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur PT AUTJ Imron Saleh, saat diwawancarai usai melakukan pertemuan dengan asisten II dan instansi terkait, membahas nasib perusahaan plat merah itu kedepan, Kamis (6/6/2024). (Arj/NK)

Direktur PT AUTJ Imron Saleh, saat diwawancarai usai melakukan pertemuan dengan asisten II dan instansi terkait, membahas nasib perusahaan plat merah itu kedepan, Kamis (6/6/2024). (Arj/NK)

Tanggamus (Netizenku.com): Direktur PT Aneka Usaha Tanggamus Jaya (AUTJ), Imron Saleh buka suara. Usai menjadi perbincangan miring lantaran 15 tahun lebih beroperasi tak memberikan dampak apapun terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tanggamus.

Imron berkilah tidak setor dividen dikarenakan kondisi perusahaan yang dinilainya masih mengalami kerugian. Kerugian tersebut, kata Imron berasal dari warisan Direksi AUTJ sebelumnya yang mencapai Rp2 miliar.

Menurut dia, pemicu terjadinya kerugian AUTJ sebelumnya disebabkan tata kelola bisnis yang tidak berjalan optimal. Sehingga keuntungan yang diperoleh selama dia menjabat direktur pada tahun 2020 hanya untuk menutup kerugian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami baru bisa sebatas menekan kerugian. Kami memang masih merugi, tapi sudah bisa menekan kerugian. Artinya dari kerugian-kerugian sebelumya itu jika diakumulasi mencapai Rp2 miliar. Kalau terakhir kemarin kita tekan diangka Rp400 juta,” ujar Imron, usai menghadiri rapat di Ruang Asisten II, Kamis (6/6/2024).

Baca Juga  Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer

Terlebih, secara terang-terangan dia mengatakan bahwa semenjak menjabat Direktur AUTJ pada tahun 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus tidak pernah memberikan penyertaan modal.

“Kalau di zaman saya belum pernah ada penyertaan modal. Memang di tahun 2021, kita dianggarkan di APBD senilai Rp800 juta, tetapi tidak jadi karena kondisi pandemi dan efisiensi,” ungkap Imron.

Diungkapkan Imron, sudah satu minggu ini pihaknya menghentikan operasional air kemasan Wayku dan SPBU 24.353.91 di Pekon Talagening.

Baca Juga  Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium

Dirinya berdalih, hal itu dilakukan karena terjadi kerusakan pada perangkat digital Four Court Controller (FCC) SPBU. Sementara penghentian operasional air kemasan Wayku karena dalam proses kepengurusan perizinan SNI.

“Kalau karyawan tetap yang dirumahkan itu 8 orang dan 25 orang dibebas tugaskan,” ujar Imron.

Sementara itu, untuk mengetahui seberapa besar permasalahan yang terjadi pada perusahaan plat merah tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus meminta Direksi PT AUTJ melakukan audit secara independen.

Pemkab memberikan ultimatum kepada direksi dan jajaran AUTJ untuk menyampaikan hasil audit eksternal dari kantor akuntan publik dalam tempo waktu satu bulan ke depan.

“Kami menunggu hasil audit AUTJ dari konsultan independen yang ada di Provinsi Lampung, dan satu bulan ke depan harus sudah ada hasilnya,” ujar Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan, Hendra Wijaya Mega.

Baca Juga  PAN Tanggamus Konsolidasi Dini Hadapi Pemilu 2029

Disinggung soal tidak adanya penyertaan modal yang diberikan Pemkab Tanggamus kepada AUTJ, dirinya menerangkan bahwa berdasarkan aturan, AUTJ terlebih dahulu harus memberikan hasil audit perusahaan dan melampirkan rencana bisnis perusahaan.

“Nah, kita tim TAPD yang lalu kenapa tidak ada penyertaan modal, angka itu tidak bisa berdasarkan usulan proposal. Harus berdasarkan hasil audit eksternal eksternal, jadi bukan audit internal inspektorat, harus audit eksternal. Maka itu kita tidak bisa memberikan kebutuhan perusahaan,” tandas Hendra. (Arj)

Berita Terkait

Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium
Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki
RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan
DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan
Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer
PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri
Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD
Baru 15 Dapur MBG di Tanggamus Kantongi PBG

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB