Warga Enggal Bongkar Makam Jenazah Pemulasaran Covid-19

Redaksi

Selasa, 26 Januari 2021 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makam H Aliun Umar (78) di TPU turunan Perum Damri dibongkar paksa pihak keluarga dan puluhan warga setempat, Selasa (26/1). Foto: Netizenku.com

Makam H Aliun Umar (78) di TPU turunan Perum Damri dibongkar paksa pihak keluarga dan puluhan warga setempat, Selasa (26/1). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Makam H Aliun Umar (78) di tempat pemakaman umum (TPU) turunan Perum Damri dibongkar paksa pihak keluarga dan puluhan warga setempat yang tergabung dalam Rukun Kematian Al Muslimin Pahoman, Selasa (26/1), pukul 07.00 WIB.

Almarhum H Aliun Umar merupakan warga Jalan Way Ketibung Nomor 17 RT 5 Lingkungan 2 Kelurahan Enggal Kecamatan Enggal.

Keluarga tidak terima pemakaman almarhum dengan pemulasaran Covid-19 oleh salah satu Rumah Sakit Umum Swasta di Bandarlampung pada 20 Januari lalu

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ahli waris almarhum, Kurniawan, menuturkan ayahnya dibawa ke rumah sakit karena batuk dan demam.

\”Almarhum masuk rumah sakit Selasa (19/1) sore sekitar pukul 15.30 WIB di instalasi gawat darurat (IGD) dan diberikan oksigen. Tapi diinfus itu baru pukul 17.30 WIB, itupun setelah kami tanyakan kenapa \’gak diinfus,\” kata Kurniawan saat ditemui Netizenku di pemakaman.

Baca Juga  Penyelesaian Laporan Ombudsman Lampung Lampaui Target Pusat

Beberapa jam kemudian, lanjut putra bungsu almarhum ini, ayahnya dibawa ke lantai 2 rumah sakit untuk dirontgen. Setelah diperiksa almarhum dibawa kembali ke IGD.

\”Setelah 2 jam kami menunggu hasilnya pihak rumah sakit mengatakan ada infeksi paru-paru dan pembengkakan jantung dengan hasil rapid test Covid-19 Reaktif, tapi kan belum tentu Positif Covid-19,\” jelas Kurniawan.

Pada pukul 22.30 WIB, tim dokter dari rumah sakit memindahkan almarhum ke Lantai 3 rumah sakit Ruang Garuda.

\”Yang kami tahu Ruang Garuda itu sudah dirubah menjadi Ruang Isolasi Zona B Merah. Kami kaget orang tua kami dimasukkan ke sana, yang kami tahu orang tua kami kan infeksi paru. Baru reaktif hasil dari rapid test,\” kata dia.

Baca Juga  Pecah, Ribuan Warga Serbu Pawai Budaya di Adipura

\”Kalau orang sudah masuk isolasi sudah divonis Covid-19,\” lanjut Kurniawan.

Oleh salah satu dokter, pihak keluarga disarankan untuk pulang pada pukul 23.00 WIB.

\”Setelah pulang, kami kumpul bersama keluarga membicarakan itu. Sekitar pukul 23.30 WIB kami dapat kabar dari dokter yang bersangkutan. Orang tua kami lagi kritis,\” ujar dia.

Tidak lama kemudian, lanjut Kurniawan, setelah 10 menit pihak rumah sakit mengabarkan orang tuanya sudah meninggal dunia.

Dia menyesalkan kenapa pihak rumah sakit langsung mengisolasi ayahnya yang baru reaktif Covid-19 belum positif.

Keesokan harinya, Rabu (20/1), almarhum dimakamkan dengan pemulasaran jenazah Covid-19.

\”Baru Senin (25/1) kemarin tahu hasil tes PCR-nya Negatif. Kalau kami baca di situ (surat) harusnya kami terima tanggal 21 Januari. Ternyata dari rumah sakit baru kemarin diberikan setelah kami yang minta,\” ujar dia.

Baca Juga  Gubernur Arinal Izinkan Wali Kota Eva Dwiana Kelola Aset Pemprov Lampung

\”Padahal dari hari Sabtu kami minta, pihak rumah sakit mengatakan \’Nanti hari Senin itu akan diberi semua\’. Setelah kami terima itulah hasilnya, ternyata Negatif.\”

Dia menjelaskan tujuan pihak keluarga membongkar makam almarhumah agar sang ayah dimakamkan secara normal.

\”Mungkin di Lampung ini yang pertama untuk masalah seperti ini, supaya orang tua kami dimakamkan yang lebih layak seperti orang yang meninggal biasa, bukan Covid-19,\” tutup dia.

Pembongkaran makam pemulasaran jenazah Covid-19 turut disaksikan Camat Enggal dan Bhabinkamtibmas. (Josua)

Berita Terkait

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam
Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen
Tak Hanya Citra Garden, Pengembang Perumahan Diminta Proaktif
Soal Banjir, Dewan Nilai Pemkot Balam bak Pemadam Kebakaran
Awal Mei PDI-P Balam Buka Penjaringan, Eva Dwiana Masih Miliki Kans
PLN UID Lampung Siap Amankan Pasokan Listrik Idul Fitri 1445H
PGN Pastikan Layanan Gas Bumi Aman dan Handal Selama Idul Fitri 1445 H
5.752 WBP Kanwil Kemenkumham Lampung Diusulkan RK Idul Fitri 2024

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 20:05 WIB

Disnaker Lampung Bakal Turunkan Tim Pengawas dan Mediator untuk Selesaikan Permasalahan THR

Jumat, 19 April 2024 - 19:59 WIB

Disnaker Lampung Catat 13 Pengaduan Ikhwal THR

Jumat, 19 April 2024 - 19:49 WIB

Realisasi penyaluran KUR Peternakan Lampung Capai Rp1,51 triliun

Kamis, 18 April 2024 - 21:58 WIB

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 April 2024 - 20:42 WIB

Gubernur Arinal Ajak Semua Pihak Wujudkan Lampung Sebagai Lumbung Ternak Nasional

Kamis, 18 April 2024 - 19:49 WIB

DPD PDI Perjuangan Santai Tanggapi Rumor Umar Ahmad-Edi Irawan

Kamis, 18 April 2024 - 13:38 WIB

Lampung Memperkaya Kalender Pariwisata dengan 90 Kegiatan Tahun 2024

Kamis, 18 April 2024 - 12:42 WIB

6 Trayek Baru Angkutan Perintis Lampung Diajukan

Berita Terbaru

Ilustrasi THR. Foto: Ist.

Lampung

Disnaker Lampung Catat 13 Pengaduan Ikhwal THR

Jumat, 19 Apr 2024 - 19:59 WIB