Vaksinasi Mandiri, IDI: Hanya orang kaya yang bisa

Redaksi

Rabu, 27 Januari 2021 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua IDI Cabang Kota Bandarlampung dr Aditya M Biomed mengikuti vaksinasi Covid-19 di Mal Pelayanan Satu Atap Pemkot Bandarlampung, Jumat (15/1). Foto: Netizenku.com

Ketua IDI Cabang Kota Bandarlampung dr Aditya M Biomed mengikuti vaksinasi Covid-19 di Mal Pelayanan Satu Atap Pemkot Bandarlampung, Jumat (15/1). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bandarlampung, dr Aditya M Biomed, menilai vaksinasi mandiri hanya akan menimbulkan ketidakadilan sosial di tengah-tengah masyarakat.

\”Saya dengar sampai ada yang inden (memesan atau membayar lebih dulu) artinya kan hanya orang-orang kaya saja yang bisa,\” kata Aditya di Bandarlampung, Rabu (27/1).

\”Di masa pandemik janganlah menumpuk kekayaan ini kan kita bertaruh masalah kesehatan. Itu kita kecam keraslah,\” lanjut Aditya.

Baca Juga  APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi, kata dia, vaksin Covid-19 merupakan teknologi baru yang belum tentu semua orang bisa menggunakannya secara tepat.

Sehingga imunisasi Covid-19 sebaiknya dilakukan tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan pelatihan dan vaksin yang digunakan juga sudah direkomendasikan oleh BPOM RI.

\”Vaksin Pfizer dan Astrazeneca itu kan teknologi baru.Vaksinasi mandiri bagi saya pengetahuannya enggak terlalu ini (umum) karena kan tekniknya baru,\” ujar Aditya yang juga Kepala UTD PMI Lampung ini.

Baca Juga  PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP

\”Tapi kalau pemerintah mengizinkan ya \’monggo \’aja,\” tutup dia.

Sebelumnya pada Kamis (21/1) Presiden Joko Widodo memberikan lampu hijau bagi pengusaha untuk melakukan vaksinasi mandiri.

Tidak hanya untuk karyawan, pengusaha juga ternyata berniat menjual vaksin ke publik dan meminta pemerintah mengatur harga maksimalnya. (Josua)

Berita Terkait

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Eva Dwiana jadi inspektur upacara HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terbaru