Tubaba Siap Gelar Festival Internasional TAF Secara Daring

Redaksi

Kamis, 11 November 2021 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) siap menggelar Festival skala internasional Tubaba Art Festival (TAF) secara daring dan luring pada tanggal 12-14 November 2021.

Festival edisi ke-5 yang mengangkat tema “Rhizome” merupakan bagian dari platform Indonesiana Kemendikbud Ristek Republik Indonesia yang digelar oleh Disporapar Tubaba.

Kepala Dinas Pemuda,Olahraga, dan Pariwisata (Porapar) Tubaba, Mansyur Yusuf mengatakan dari festival ini diharapkan lebih bisa memunculkan inisiatif-inisiatif kerja kesenian dan kebudayaan dari komunitas-komunitas yang berada di Tubaba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini bersifat menyebar dan saling mengutakan. Kegiatan daring bisa disaksikan melalui kanal youtube: Sekolah Seni Tubaba dan Kominfo Tubaba. Sementara kegiatan luring dipusatkan di kawasan Ullluan Nughik, Panaragan, Tulangbawang Tengah,” kata dia, Kamis (11/11).

Baca Juga  Tubaba Matangkan Persiapan Penilaian Ombudsman 2026

Dalam pelaksanaan festival ini, lanjut dia, didukung oleh sejumlah komunitas kesenian di Tubaba yakni Sanggar Pakem, Eternal Film, Komunitas Film Tubaba, Teater Klatak, Garis Budaya, Incena, Mata Lensa, Sekolah Seni Tubaba dan beberapa pelaku budaya secara individu.

“Keterlibatan komunitas/individu dalam TAF#5 adalah sebagai penampil, pelaksana teknis dan peserta aktif dalam sejumlah workshop,” jelasnya.

Mansyur menjelaskan, sehari sebelum acara pembukaan (11/11) akan digelar workshop Indonesiana:  Tata Kelola Kegiatan Budaya dengan pembicara Dede Pramayoza (Tim ahli Indonesiana) dan Semi Ikra Anggara (Direktur Sekolah Seni Tubaba). Selain itu, masih ada tiga workshop yang digelar pada hari berbeda seperti Workshop Pendokumentasian Festival digelar pada Sabtu 13 November 2021 bersama pemateri Esha Tegar Putra (Padang) dan Aufaris Opaw (Bandarlampung). Sementara pada hari Minggu 14 November keramikus Baskoro Wicaksono akan memberikan workshop keramik, dan di hari yang sama musisi Dere akan memberikan workshop penulisan lirik lagu.

Baca Juga  Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba

Adapun sejumlah acara kesenian (secara kronologis) adalah pementasan Tari Nenemo oleh Sanggar Pakem, Site Specifik Dance Film “Lapah Ninge/ Remembering Remember” dengan koreografer Ayu Permata dan Sutradara Film Aufaris Opaw, Teater Anak Bunian dan Peri Lebah oleh Teater Anak Klatak, pementasan musik Q-Thik oleh Sanggar Pakem Anak Rawa.

Selanjutnya Performance Art Jejak oleh Duo Imut, Lecture Peformance oleh Afrizal Malna, Pementasan musik oleh MRNMRS (Bandarlampung), Pementasan Musik Batu, Duel Suling dan Dere. Schreening film oleh Eternal Film, Cangciman dan film 240 BPM ++ oleh Bagas Oktarian. Sedangkan pameran seni rupa menghadirkan 35 karya rupa, termasuk di dalamnya empat karya penyandang disabilitas.

Baca Juga  Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia

“Kegiatan ini juga dipartisipasi seniman mancanegara berasal dari Amerika Serikat (Prehistoric Body Theatre) dan Jerman (Anna Thu Schmidt) keduanya akan menampilkan karya secara daring,” ulas Mansyur.

Direktur Sekolah Seni Tubaba, Semi Ikra Anggara menambahkan, pada hari Jum’at tanggal 12 November jam 2 siang, akan digelar webinar internasional dengan dua orang pembicara kunci (keynote speaker), yakni Ir Umar Ahmad SP (Bupati Tubaba) dan Dr Hilmar Farid ( Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek) bersama  tiga orang pembicara: Prof Dominique Lamli (Zurich University of the Arts, Swiss), Tomomi Sakura Ijuin (World Kids Museum, Tokyo, Jepang) dan Dr ST Sunardi (Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta).

“Webinar internasional akan dimoderatori oleh penyair Sartika Dian. Semoga kegiatan dapat berjalan sukses,” singkatnya. (Arie/leni)

Berita Terkait

Inspektorat Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan
Tubaba Matangkan Persiapan Penilaian Ombudsman 2026
Pemkab Tubaba Salurkan 10 Mesin Pencacah Pakan
Produksi Gabah Tubaba Lampaui Target Semester I 2026
Remind Festival 2026 Dongkrak UMKM Tubaba
Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan
Ratusan Peserta Meriahkan Color Run Remind Festival 2026 di Tubaba
Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:07 WIB

Wagub Jihan Lepas Dua Paskibraka Nasional Asal Lampung

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:04 WIB

Gubernur Lampung, SDM Kunci Kemajuan Lampung

Senin, 13 Juli 2026 - 17:24 WIB

DPRD Lampung Minta Kendala Teknis Sekolah Rakyat Segera Diselesaikan

Senin, 13 Juli 2026 - 14:04 WIB

DPRD Lampung Sebut Kebijakan Presiden dan Gubernur Mulai Dongkrak Kesejahteraan Petani

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:24 WIB

Semarak Harlah ke-28, PKB Lampung Utara Gelar Beragam Kegiatan Sosial

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:01 WIB

PPM Bandar Lampung Turut Sukseskan Gerakan Radin Inten Asri

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Inspektorat Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:09 WIB

Tulang Bawang Barat

Tubaba Matangkan Persiapan Penilaian Ombudsman 2026

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:07 WIB

Bandarlampung

Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:45 WIB

Lampung

Wagub Jihan Lepas Dua Paskibraka Nasional Asal Lampung

Selasa, 14 Jul 2026 - 13:07 WIB

Lampung

Gubernur Lampung, SDM Kunci Kemajuan Lampung

Selasa, 14 Jul 2026 - 13:04 WIB