Tradisi Jelang Ramadhan, Ubah yang Seram Jadi Mengharukan

Redaksi

Rabu, 16 Mei 2018 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Di Indonesia, istilah nyekar (ziarah makam dengan menaburkan kembang) pastinya sudah tak asing bagi masyarakat. Khususnya menjelang bulan puasa, sebagian besar masyarakat beragama Islam pastinya melakukan hal ini.

Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang lebih dikenal dengan keseraman dan ke angkerannya, kini berubah menjadi lebih romantis lantaran menjadi sarana nostalgia antara peziarah dan kerabat yang telah berpulang terlebih dahulu.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Saat Netizenku.com mengunjungi salah satu TPU yang berada di Kecamatan Wayhalim pada Rabu (16/5) siang, para penjual kembang pun menyambut ramah para peziarah, sembari menawarkan kembang dagangan yang dihargai 5 ribu rupiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Rombongan demi rombongan keluarga ahli kubur silih berganti keluar masuk pemakaman. Tak sedikit yang tampak bersedih hingga mengeluarkan air mata.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Menurut penjual kembang yang berada di depan TPU Wayhalim, Tejo, sejak H-5 ramadhan para peziarah sudah banyak yang nyekar. Bahkan jumlahnya sampai ratusan orang perharinya.

\”Kalau yang ziarah sih sudah dari kemarin-kemarin, H-5 ramadhan lah. Kalau jumlahnya mah ratusan orang tiap harinya,\” ujar Tejo.

Sementara itu, salah seorang peziarah, Sunariyah mengaku melakukan tradisi nyekar tiap tahunnya. \”Tiap tahun sebelum puasa saya pasti nyekar. Mendoakan orangtua dan saudara yang sudah pulang duluan. Selain itu, Rassul juga mengajarkan kita ziarah agar selalu ingat dengan kematian,\” ujar warga Wayhalim Permai tersebut.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Di tempat yang sama, seorang peziarah mengaku belum afdhol kalau mau puasa belum ziarah ke makam orangtua nya. \”Rasanya enggak afdhol aja Mas. Pasti tiap tahun kesini,\” singkat Sugeng yang mengaku warga Jatimulyo, Lampung Selatan ini.(Agis)

Berita Terkait

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Senin, 20 April 2026 - 19:06 WIB

RDP DPRD Lampung Sepakati Solusi Sementara untuk Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 15:09 WIB

Gubernur Lampung Dorong Penguatan SDM dan Digitalisasi UMKM Lampung

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Perempuan Lampung Diajak Teladani Semangat Kartini Lewat Pendidikan

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

Lampu Jalan Raib di Jalur Bandara, DPRD Lampung Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

Bandarlampung

3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:20 WIB