Tour 31 Sekolah Gencarkan Permainan Tradisional

Redaksi

Minggu, 3 November 2019 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku,com): Komunitas peduli pendidikan anak Pandhegadira menÿosialisasikan permainan tradisional guna mengurangi ketergantungan siswa pada gawai.

\”Hari ini kami datang ke salah satu sekolah di Bandar Lampung untuk menyosialisasikan kepada anak-anak bahwa permainan tradisional ternyata asyik dan lebih sehat bagi tubuh dari pada bermain gawai dan game online, \” ujar Ketua komunitas Pandhegadira, Irfan, di Bandarlampung, Minggu (3/11).

Menurutnya, gelaran sosialisasi telah berlangsung sejak 31 Oktober dan rencananya akan mendatangi 31 sekolah dasar di Bandarlampung.

Baca Juga  Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kami mulai sejak tanggal 31 Oktober,dan akan datang ke 31 sekolah.  Tujuan kami ingin mengajarkan dan menyosialisasikan kepada siswa bahwa kita bisa hidup dan tertawa bahagia tanpa gawai atau game online, dan semua kami kemas dalam bentuk panggung boneka agar menarik perhatian siswa, \” ujarnya.

Menurut Irfan, selain menyosialisasikan asyiknya permainan tradisional, ia beserta tim juga mengedukasi siswa untuk tidak merundung sesama teman, dan mencintai lingkungan.

Baca Juga  Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

\”Kami sebagai komunitas yang peduli pendidikan dan sosial merasa bangga atas respon positif dari siswa dan juga pihak sekolah, karena sebagian dari kami juga merupakan mahasiswa sehingga kami merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut mengedukasi adik-adik yang ada di bangku sekolah dasar, \” ujarnya.

Respons positif juga disampaikan oleh Rahmawati, kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta NU.

\”Kami sangat terbantu dengan diadakannya acara ini karena melihat fenomena yang terjadi saat ini, anak-anak tergantung pada gawai hingga tidak belajar bahkan hingga mengalami gangguan kesehatan, \” katanya.

Baca Juga  Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

Menurutnya, perkembangan zaman yang semakin modern mengharuskan siswa melek teknologi, namun terkadang mereka berlebihan dalam memanfaatkan teknologi dan melupakan kearifan lokal, salah satunya permainan tradisional.

\”Banyak yang tidak tahu bermain bakiak atau permainan tradisional lainnya, sehingga dengan adanya sosialisasi tersebut kita bisa memperkenalkan kembali permainan tradisional ini, \” ujarnya.

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:07 WIB

Pemprov Lampung Siapkan Percepatan Pembangunan Jalan Provinsi di 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Berita Terbaru

Lampung

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:05 WIB