Tolak Penggusuran, Puluhan Warga \’Kampung Pemulung\’ Demo

Redaksi

Selasa, 8 Mei 2018 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Rencana penggusuran Kampung Pasar Griya atau yang lebih dikenal dengan nama \’Kampung Pemulung\’, yang berada tepat di belakang Kampus UIN Raden Intan, rupanya mendapatkan penolakan keras dari sebagian warga yang masih keukeh tinggal di sana.

Penolakan tersebut dilakukan diperlihatkan dalam aksi unjuk rasa di Kantor Pemerintah Kota Bandarlampung dan DPRD, pada Selasa (8/5).

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Dalam unjuk rasa tersebut, puluhan masyarakat \’Kampung Pemulung\’ menuntut keadilan dan kebijaksanaan Pemkot Bandarlampung agar tidak anti demokrasi dan mengutamakan kesejahteraan warganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Dalam unjuk rasa itu, Burlian salah seorang warga \’Kampung Pemulung\’, menyatakan telah meminta penjelasan terlebih dahulu kepada camat dan lurah sebelum melakukan aksi. Sayangnya kedua pejabat yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah kota itu tidak bisa menjelaskan terkait rencana penggusuran yang akan dilakukan pemkot.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Mereka tidak ada yang bisa menjelaskan. Camat dan lurah beralasan hanya menjalankan tugas,\” kata Burlian saat orasi.

Tak disangka, didalam orasi terbahasakan bahwa proses penggusuran diwarnai intimidasi yang dilakukan oknum pihak kelurahan. Warga pun meminta penjelasan terkait persoalan yang meresahkan masyarakat Kampung Pasar Griya Sukarame.

\"\"

\”Kami juga sangat menyayangkan adanya intimidasi yang dilakukan pihak kelurahan kepada masyarakat,\” kata dia.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Atas dasar tersebut, puluhan warga yang menolak adanya penggusuran meminta DPRD untuk menyelesaikan sikap tidak manusiawi yang dilakukan pemkot kepada masyarakat yang bermukim di Kampung Pasar Griya.(Agis)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:41 WIB

IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:38 WIB

Widyya Turro, Putri Daerah Kalianda Tampil di IDS 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:35 WIB

Dagangan Pedagang Asongan Ludes di IDS Sumatra 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:36 WIB

Layanan ASN Makin Prima, Pemkab Lampung Selatan Perpanjang Sinergi dengan PT Taspen

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB