Tim PKM ITERA Bina PKK Telukbetung Pasarkan Sabun Cair

Redaksi

Rabu, 22 September 2021 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim PKM Program Studi Teknologi Industri Pertanian ITERA menggelar workshop

Tim PKM Program Studi Teknologi Industri Pertanian ITERA menggelar workshop "Upaya Pemberdayaan Wanita Melalui Usaha Pembinaan Rumah Tangga Sabun Cair" di Kelompok PKK Kelurahan Telukbetung, Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandarlampung, Minggu (19/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Teknologi Industri Pertanian Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mengadakan workshop “Upaya Pemberdayaan Wanita Melalui Usaha Pembinaan Rumah Tangga Sabun Cair” di Kelompok PKK Kelurahan Telukbetung, Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandarlampung.

Workshop yang dilaksanakan, Minggu (19/9), bertujuan meningkatkan penjualan barang produksi anggota PKK Kelurahan.

Ketua PKK Kelurahan Telukbetung, Danila, mengatakan pihaknya memiliki usaha produksi sabun cuci piring. Produk tersebut rutin diproduksi, namun masih memiliki kendala di pemasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kendala utama dari produk kami adalah pemasaran produk, karena produk sabun cuci piring ini belum memiliki kemasan yang baik dan juga belum memiliki label,” ujar Danila di Bandarlampung, Rabu (22/9).

Dyah Ayu Larasati selaku Ketua Panitia Kegiatan mengatakan peserta workshop merupakan ibu rumah tangga, mereka diberikan edukasi cara mendapatkan izin usaha mikro kecil (IUMK).

Salah satu anggota Tim PKM ITERA, Eka Nur’azmi Yunita, menjelaskan IUMK adalah surat legalitas yang diberikan pelaku usaha dalam bentuk IUMK. Manfaat dari IUMK salah satunya adalah mendapatkan kepastian dan perlindungan dalam berusaha di lokasi yang telah ditetapkan secara hukum.

Anggota Tim PKM ITERA lainnya, Endo Pebri Dani Putra menambahkan, kemasan barang ibarat baju yang membuat produk dilirik konsumen. Menurut dia, produk dengan warna dan keunikan bentuk kemasan, ilustrasi, serta layout yang proporsional akan menarik perhatian.

“Agar produk tersebut menarik konsumen, kemasannya juga harus menarik,” kata dia.

Selain memberikan edukasi pemasaran, Tim PKM ITERA juga memberikan bantuan mesin sealer dan 1.000 kemasan untuk melakukan produksi. Produk sabun cair dikemas dalam dua jenis kemasan, yaitu kemasan botol dan kemasan plastik standing pouch. (Josua)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Senin, 28 September 2026 - 15:31 WIB

Tim Domino PWI Lampung Juara Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Jumat, 25 September 2026 - 18:42 WIB

ASDP Bakauheni Dukung Pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Rabu, 23 September 2026 - 20:40 WIB

PWI Lampung Selatan Jenguk Sodu Sinaga, Beri Dukungan di Masa Pemulihan

Kamis, 17 September 2026 - 15:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Selatan 5,71 Persen, Egi Dorong Dampaknya Dirasakan Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Selasa, 15 September 2026 - 11:55 WIB

Pemkab Lamsel Dorong Jurnalis Televisi Perkuat Profesionalisme dan Jurnalisme Positif

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Berita Terbaru