Temuan Tikus dalam Freezer Makanan di Chandra Karang

Redaksi

Rabu, 12 Februari 2020 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: TIkus yang telah diamankan, Mal Chandra Tanjungkarang, Bandarlampung, Rabu (12/2).

Foto: TIkus yang telah diamankan, Mal Chandra Tanjungkarang, Bandarlampung, Rabu (12/2).

Bandarlampung (Netizenku.com): Menanggapi beredarnya video tikus berlarian dalam mesin pendingin makanan terbuka di Mal Chandra Tanjungkarang, Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tersebut, Rabu (12/2).

Dari pantauan di lokasi, ketika tim datang pihak manajemen Supermarket Chandra tengah membersihkan mesin pendingin tersebut. Diketahui mesin pendingin itu merupakan tempat display terbuka untuk produk jenis daging olahan seperti, sosis, dan seafood.

Namun tiba-tiba, saat penutup mesin dibuka oleh tim teknisi, seekor tikus berlari dari bagian bawah mesin pendingin itu menuju sebuah rak yang berada didekatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan temuan tersebut, dinas terkait meminta agar rak yang menjadi pelarian tikus terakhir itu dibersihkan. Setelah dilakukan pembongkaran barang-barang di rak tersebut sang tikus kembali keluar dan sempat mengegerkan sejumlah pengunjung. Lantaran heboh, salah seorang wartawan berhasil menangkapnya dengan cara menginjak lalu kemudian memasukannya ke dalam plastik.

Reaksi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung, Kadek Sumarta, yang menyaksikan langsung adanya temuan tikus itu meminta keras manajemen Chandra untuk membasmi keberadaan hama tersebut. Pasalnya, temuan itu tentunya berakibat fatal, ditambah lagi tikus berada di segmen makanan.

Baca Juga  Jalan Sehat HUT Bandar Lampung Siapkan Hadiah Rumah dan Mobil

\”Jadi kami atas nama Pemerintah Daerah melakukan sidak ini, untuk melindungi masyarakat Lampung khususnya Kota Bandarlampung. Jangan sampai makanan yang tidak layak, sudah terkontaminasi dikonsumsi,\” kata Kadek.

Ia meminta agar pihak manajemen Chandra terus mengadakan pengecekan rutin kebersihan. Hal itu menurutnya agar tidak menimbulkan penyakit yang membahayakan dari makanan yang dipasarkan.

\”Apalagi sekarang ini tengah viral virus corona, sehingga masyarakat harus lebih waspada. Kalau soal makanan nggak bisa main-main, pemerintah sangat proteksi terkait menyangkut makanan.Jangan sampai terulang lagi,\” terangnya.

Tekait dengan kejadian ini, ia akan memanggil pihak management Chandra dan pihak ketiga PT Agrinkon Putra Citra Optima selaku pemberantas hama di Mal Chandra Tanjung Karang.

\”Kita tidak bisa menyalahkan hanya chandra, sebab yang memegang pertangungjawaban pihak pengelola kepada konsumen ya harus didepan. Jadi kami minta Chandra untuk menindaklanjuti ke pihak ketjga, agar sama-sama bisa kita selesaikan,\” ucapnya.

Baca Juga  HUT Bandar Lampung ke-344, Wali Kota Eva Dwiana Minta Pemuda Lanjutkan Perjuangan Pahlawan

Selain kebersihan dan hama, Chandra juga diminta harus memperhatikan tata laksana barang yang akan dipasarkan. Banyak temuan produk yang ditumpuk menjadi satu dalam karton. Padahal, segementasi produk tidaklah sama.

\”Kita mohon kiranya bisa menjaga keamanan pangan fan jaga lingkungan. Jika sekiranya produk tidak layak jual bisa ditempat kan ditempat yang lain. Dan kotoran di bawah lemari, rak dan pendingin juga dibersihkan,\” pungkasnya.

Sementara Managemen Chandra Tanjungkarang mengungkapkan akan segera komplain kepada pihak ketiga. Chandra bakal komplain terhadap perusahaan jasa pembasmi hama, PT Agrinkon Putra Citra Optima.

\”Kita akan perbaiki nanti akan kordinasi dengan pihak ketiga kita, yang mengendalikan hama tikus maupun kecoa. Selain itu kita juga berusaha semaksimal mungkin menjaga kebersihan barang sesuai seharusnya,\” kata Head Store Chandra Tanjungkarang, Hardoyo Atmodjo, Rabu (12/2).

Baca Juga  Ratusan Ribu Warga Padati Jalan Sehat HUT Kota Bandar Lampung ke-344

Pihaknya berjanji kepada dinas terkait untuk melakukan pemanggilan terhadap pihak ketiga dan akan memperketat kontroling dalam hal kebersihan.

\”Saya juga akan ajak kepalanya dari pihak ketiga untuk ketemu dengan pak kadis Ketahanan Pangan, untuk bisa berkonsultasi agar toko ini lebih baik,\” jelasnya.

Ia juga mengaku sampai saat ini, pihak masih melakukan penyelidikan asal keberadaan hama tikus itu muncul. \”Saya kurang tau persisnya tikus ini dari mana, dari pihak ketiga sering telusuri tapi persisnya kita nggak tahu. Mungkin dari saluran air, tapi kalau ditanya asalnya dari mana saya nggak bisa ngomong sekarang,\” ungkapnya.

Bahkan terkait adanya video viral yang beredar diambil salah seorang konsumen, dirinya juga belum mengetahuinya. \”Kejadian tikus masuk ini lagi cari indikasinya karena belum jelas. Itu video diambilnya kapan juga belum tau. Videonya sudah kita liat tapi persisnya kita nggak ada informasi yang jelas,\” pungkasnya. (Adi)

Berita Terkait

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB
Eva Dwiana Pastikan Semua Anak Tetap Bersekolah di SMP Negeri
Ratusan Ribu Warga Padati Jalan Sehat HUT Kota Bandar Lampung ke-344
Jalan Sehat HUT Bandar Lampung Siapkan Hadiah Rumah dan Mobil
Rayakan HUT ke-344, Warga Bandar Lampung Sukses Bikin Kota Jadi ‘Pelangi’ Pagi-Pagi
Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta
HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemuda Panca Marga Raih Penghargaan di Momen Menuju Indonesia Emas
Sidang Paripurna HUT Bandar Lampung Diwarnai Aksi Molor Anggota Dewan

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:24 WIB

Semarak Harlah ke-28, PKB Lampung Utara Gelar Beragam Kegiatan Sosial

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Remind Festival 2026 Dongkrak UMKM Tubaba

Senin, 13 Jul 2026 - 13:30 WIB

Tulang Bawang Barat

Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan

Sabtu, 11 Jul 2026 - 22:14 WIB

Tulang Bawang Barat

Ratusan Peserta Meriahkan Color Run Remind Festival 2026 di Tubaba

Sabtu, 11 Jul 2026 - 22:09 WIB