Tekan Penyebaran Rubella, Dinkes Galakkan Kampanye Imunisasi

Redaksi

Rabu, 18 Juli 2018 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Asisten I bidang Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Hery Suliyanto membuka seminar kampanye advokasi Measles Rubella (MR) phase kedua dan Vaccine Preventable Disease (VPD) di hotel Horison Bandarlampung, Rabu (18/7).

Imunisasi merupakan salah satu program kegiatan prioritas Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI dalam bentuk nyata dan komitmen pemerintah dalam mencapai Millenium Devolovment Goals (MDGs).

Menurut Hery, capaian target imunisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 adalah khusus menurunkan angka kematian pada anak, sehingga diharapkan cakupan imunisasi harus dipertahankan tinggi dan merata di seluruh wilayah.

\”Kampanye ini untuk menekan daerah kantong yang bisa menyebabkan terjadinya kejadian luar biasa terkait penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi atau PD3I,\” kata dia.

Dengan kata lain lanjutnya, kampanye ini merupakan komitmen Indonesia dalam mencapai eliminasi penyakit campak dan pengendalian Rubella atau cacat bawaan akibat Rubbela.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana menambahkan, dalam upaya mendukung suksesnya program kegiatan ini, Dinas Kesehatan terus berupaya semaksimal mungkin melakukan persiapan sehingga pada bulan Agustus semua telah siap dengan baik.

Baca Juga  Belum Lama Dimulai, 5 Ribu Nomor Antrian Perekaman Massal Ludes

\”Saat ini telah dikeluarkannya surat instruksi Gubernur Lampung atas dukungan pelaksanaan kampanye Imunisasi MR ke seluruh kabupaten/kota, SKPD terkait serta seluruh organisasi profesi. Selain itu, telah terbentuk tim Pokja kampanye MR tingkat Provinsi yang berfungsi melakukan advokasi serta sosialisasi melalui tim penggerak PKK,\” jelas dia.

Reihana mengungkapkan, pihaknya akan terus bersinergi bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pusat, WHO dan Kemenkes yang telah mendukung dan memfasilitasi program ini.

Baca Juga  Demi Pujaan Hati, RP Tega Bobol Rumah Tetangganya Sendiri

\”Ayo kita manfaatkan program baik ini sebagai wujud untuk melindungi kesehatan keluarga. Karena dengan adanya program ini, masyarakat bisa mendatangi seluruh Puskesmas yang ada di daerah masing masing dan bisa menanyakan langsung dengan petugas kesehatan terkait pencegahan dan imunisasi MR ini,\” kata Reihana.

Untuk diketahui, Seminar kampanye MR dihadiri, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Lampung, Dr.Murdoyo,Sp.A, Ketua umum PP IDAI, DR.dr.Aman B Pulungan,Sp.A (K), Dr.Chatrine Mayung Sambo.Sp.A. serta seluruh kepala Ikatan dokter maupun Kepala Puskesmas se-Provinsi Lampung.(Aby)

Berita Terkait

PLN Cek kWh Meter Pelanggan untuk Cegah Bahaya Kebakaran
2 Unit Tambahan Mobil Pemadam Isi Pos Labuhan Ratu dan Telukbetung Utara
Ditutup Sementara, Gudang Bungkil Way Laga Diminta Keluarkan CSR
Kanwil Kemenkumham Lampung Gelar Coffee Morning dengan Insan Pers
Dispora Bakal Lakukan Digitalisasi Gelora Siger Way Halim
Dinilai Anggap Remeh, KPU Bandarlampung akan Didemo 
Gelora Siger Way Halim Ditarget Rampung Oktober
Partai Perindo Lampung Gelar Fit and Proper Test Calon Bupati dan Wakil Bupati Tubaba

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:04 WIB

Tantangan dan Kendala Penanganan TBC di Lampung

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:07 WIB

IKM Lampung Didorong Kantongi Sertifikat TKDN-IK

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:45 WIB

PLN Cek kWh Meter Pelanggan untuk Cegah Bahaya Kebakaran

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:18 WIB

Program Vokasi Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK di Lampung

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:15 WIB

Diskeswan Tingkatkan Upaya Pencegahan Penyakit Zoonosis pada Hewan Kurban

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:12 WIB

PPPA Himbau Masyarakat Berani Lapor Ketika Menjadi Korban Kekerasan

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:06 WIB

Pemprov Bakal Evaluasi PRL 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:05 WIB

PLH Gubernur Lampung Pimpin Rapat Perdana, Tekankan Keberlanjutan Program Kerja

Berita Terbaru