BERBAGI
Tata Kelola Aset dan Keuangan Pemkot Raih WTP Awards
Wali Kota Bandarlampung Herman HN. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung meraih penghargaan, WTP Awards, dari Kementerian Keuangan RI.

Pemkot menerima WTP Awards atas capaian laporan keuangan yang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 10 tahun berturut-turut, 2010-2019.

WTP Awards diberikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada Wali Kota Bandarlampung Herman HN dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 secara virtual di Aula Gedung Semergou Lingkungan Pemkot Bandarlampung, Selasa (22/9).

Sri Mulyani menilai audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Bandarlampung telah memenuhi empat kriteria di antaranya kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan Perundang-Undangan, dan efektivitas sistem pengendalian internal.

Dia berpesan aga pemerintah daerah tetap menjaga penggunaan kondisi keuangan dalam situasi pandemi Covid-19 sehingga tetap akuntabel serta selalu memperbaiki data dan sistem informasinya.

“Saya berharap seluruh daerah terus memperbaiki sistem informasi, dan data yang akan menjadi basis kita di dalam pelaksanaan program-program untuk penanganan bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengatakan Kota Tapis Berseri berada di peringkat 6 nasional dalam mendapatkan WTP Awards.

“Kita 10 tahun berturut-turut, di seluruh Indonesia, kita peringkat 6. Alhamdulillah hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Lampung diakui oleh peringkat nasional, kita salah satu mendapatkan WTP Award,” ujar Herman HN.

WTP Awards diharapkan dapat menjadikan administrasi keuangan dan tata kelola aset pemkot lebih baik dari sebelumnya.

Herman HN menyampaikan seluruh aset pemkot, saat ini, sudah terdata seluruhnya.

“Kalau dulu kan pemimpin itu bisa mengambil ini itu, kalau sekarang tidak bisa di zaman saya, harus terdata semua, semeter pun enggak bisa diambil-ambil. Semuanya aset Pemerintah Kota Bandarlampung.”

“Contoh, saya sudah mendapatkan 2 atau 3 tempat, Lapangan Way Dadi itu dulunya kan bukan milik pemerintah, saya ambil. Lapangan Way Halim Permai saya ambil juga. Sekarang saya menyertipikatkan tanah di Kemiling milik pemkot juga, agar tanah-tanah pemerintah ini terkelola dengan baik,” jelas dia.

Dalam rakernas virtual tersebut Kementerian Keuangan juga memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Kota Metro, Kabupaten Way Kanan yang juga berhasil meraih 10 kali penghargaan WTP. (Josua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here