Bupati Tuba Lampung: Stok Beras Tulangbawang Aman hingga 2020

Redaksi

Rabu, 10 Oktober 2018 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Armadan/Nk)

(Foto: Armadan/Nk)

Tulangbawang (Netizenku.com): Bupati Tulangbawang (Tuba), Lampung, Winarti menegaskan stok pangan di kabupaten tersebut aman hingga 2020.

Hal ini menurutnya karena seluruh lahan sawah petani memiliki produksi padi yang baik, bahkan melampaui target.

\”Saat ini, satu lahan sawah petani kita mendapatkan hasil beras paling minim atau paling kecil empat ton setiap kali panen,\” kata Winarti, Rabu (10/10/2018).

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong KDMP Ubah Pola Ekonomi Desa agar Nilai Tambah Tak Mengalir ke Kota

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, lanjut dia, tahun-tahun sebelumnya hanya menghasilkan paling sedikit dua ton dan paling banyak tiga ton beras.

Namun saat ini di Tulangbawang untuk setiap satu hektare lahan sawah petani paling sedikit empat ton dan paling banyak mencapai enam ton lebih.

\”Sehingga setiap kali panen semua beras yang ada di petani kita bukan saja membludak, tetapi sangat menumpuk. Bahkan kita sudah membantu stok Pemerintah Provinsi Lampung,\” terangnya.

Baca Juga  Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Apalagi  di tahun 2018 ini jumlah total lahan sawah milik seluruh petani mencapai sebanyak 40 ribu hektare.

\”Jadi, bisa dihitung sendiri kalau satu hektar kita ambil hasil panennya paling sedikit empat ton, bagaimana kalau sebanyak 40 ribu ton. Sampai bingung menghitungnya, saking banyaknya hasil panen beras kita,\” jelas bupati.

Jadi, lanjut Winarti, tidak perlu khawatir, karena stok pangan  sangat banyak, maka harganya pun akan tetap stabil. (Armadan)

Baca Juga  Lesty Desak Masterplan Penanggulangan Banjir Segera Direalisasikan

Berita Terkait

Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut
Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register
DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi
Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi
Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru