oleh

Soal Sampah PKOR, Herman HN: Akan Selesai Secara Bertahap

Bandarlampung (Netizenku.com): Permasalahan sampah yang mengeluarkan aroma busuk di area pusat kegiatan olahraga (PKOR) Wayhalim langsung mendapatkan respon dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.

Menurut Walikota Bandarlampung, Herman HN, masalah tersebut sudah dikoordinasikan dengan lurah dan Camat Wayhalim. Ia mengatakan, permasalahan tersebut akan segera selesai secara bertahap dan sedang dicarikan lahan sebagai tempat penampungan sampah sementara.

\”Itu tadi sudah dibahas bersama lurah dan camat. Kita juga sedang Carikan solusi lahan sebagai tempat penampungan sampah sementara,\” kata Herman saat ditemui di komplek DPRD Kota Bandarlampung, Senin (2/7).

Baca Juga  Budi Harjo Lantik Pengurus HMB Lampung 2020-2021

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Bandarlampung, Paryanto juga menyatakan hal yang senada. Ia mengungkapkan sampah-sampah yang dikeluhkan oleh para pedagang dan pengendara di PKOR akan selesai secara bertahap.

Sebelumnya, salah seorang pedagang batu cincin di dekat lokasi, Raden menerangkan bahwa sampah tersebut sudah lama tertumpuk sejak lebaran. Menurut dia, penumpukan sampah hingga mengeluarkan aroma yang tidak sedap tersebut sebelumnya tidak pernah terjadi.

Baca Juga  Eva Dwiana: Penyekatan jalan perketat mobilitas kurangi kerumunan

\”Kalau pedagang di sini taunya sampah itu dari libur lebaran, pas petugasnya lagi pada libur. Dan akhirnya petugas kececer ngangkutinnya sekarang. Tiap hari petugas selalu ada kok, tapi ya begitu, gak habis-habis,\” ujar Raden saat di temui di dekat lokasi sampah.

Berdasarkan pantauan lapangan, sampah tersebut masih menutupi setengah lebih badan jalan dan mengganggu para pengendara yang melintas. Tak hanya itu, lalat-lalat pun tampak menghiasi tumpukan sampah, seakan \’senang\’ dengan gestur pengendara yang selalu menutup hidung saat melintasi lokasi.(Agis)

Baca Juga  Pesan Walikota ke Pensiunan Guru

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *